logoblog

Cari

Tutup Iklan

Ekspedisi Kemanusiaan Kemensos di KSB

Ekspedisi Kemanusiaan Kemensos di KSB

Taliwang(26/2), Senyum kebahagiaan seorang wanita tua warga Desa Rempe, Kec. Seteluk Kab.Sumbawa Barat mengulas ketika Menteri Sosial RI, DR. Salim Segaf

Sosial & Keagamaan

KM. Brang Ene
Oleh KM. Brang Ene
26 Februari, 2014 09:07:16
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 6250 Kali

Taliwang(26/2), Senyum kebahagiaan seorang wanita tua warga Desa Rempe, Kec. Seteluk Kab.Sumbawa Barat mengulas ketika Menteri Sosial RI, DR. Salim Segaf Al-Jufri, memberinya sebuah paket bantuan sembako. Moment indah itu terekam oleh kilatan blitz-blits kamera yang menyilaukan mata. Namun bibirnya terus sumringah penuh kebahagiaan sekaligus bangga  bisa berfoto bersama para pejabat negeri ini yang mengunjungi desanya. Desa yang belum sepenuhnya dikategorikan sejahtera, desa tercintanya yang hari itu dikunjungi deretan panjang mobil-mobil dinas yang parkir di lapangan.

Tepuk tangan meriah hadirin yang hadir saat itu menambah semarak acara Ekspedisi Kemanusiaan Untuk Kelompok Marginal Kementerian Sosial RI yang bertemakan BEDAH KAMPUNG ini. Bedah Kampung adalah Pengembangan Model Pemberdayaan Fakir Miskin melalui Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak huni secara terkonsentrasi, di lokasi/wilayah kampung yang melibatkan program Kementerian Sosial RI secara tersinergi dengan program Pemerintah Daerah setempat dalam penanganan masalah sosial secara komprehensif. Kegiatan ini dilaksanakan oleh masyarakat dengan pola gotong royong sesuai dengan nilai kearifan lokal didukung oleh Relawan Sosial serta potensi dan sumber kesejahteraan sosial sebagai wujud kesetiakawanan sosial yang merupakan jati diri Bangsa Indonesia.

Kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan secara terpusat di Desa Rempe Kec. Seteluk dan dihadiri oleh Rombongan Pejabat Eselon I Kementerian Sosial, Staf Ahli dan Staf Khusus Kementerian Sosial, Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin, SH.,M.Si., Bupati Sumbawa Barat, KH. Zulkifli Muhadli, SH.,MM., beserta jajarannya, para Relawan Sosial, para penerima Bantuan dan Santunan yang berasal dari Kabupaten/Kota wilayah NTB serta masyarakat Desa Rempe Kec. Seteluk Kab. Sumbawa Barat.

Acara diawali dengan Laporan Ketua Ekspedisi Kementerian Sosial, Nahar, SH.,M.Si. dimana dalam laporan singkatnya menyatakan bahwa Relawan Sosial telah melaksanakan Bakti Sosial di Desa Rempe dan mengiventarisir masalah-masalah sosial yang ada di Kab. Sumbawa Barat. Dalam pemaparannya dilaporkan bahwa ada 3.000 TKI yang telah dikirimkan ke luar Negeri untuk bekerja dimana 100 orang dikirim tiap tahunnya. Selain itu, ia juga berharap agar Pimpinan Daerah yang telah mendukung penuh terlaksananya Program ini diberi penghargaan

Ekspedisi Kemanusiaan di Kab. Sumbawa Barat Nusa Tenggara Barat merupakan etape ke-15 dari beberapa etape yang telah dilaksanakan oleh Kementerian Sosial. 1 etape terakhir akan dilaksanakan di Kupang, Prov. Nusa Tenggara Timur.

Zulkifli Muhadli, SH., MM, Bupati Sumbawa Barat memaparkan tentang beberapa kondisi yang masih menjadi kendala bagi Pemerintah Daerah dalam memaksimalkan potensi-potensi alam untuk kemaslahatan masyarakat Kab. Sumbawa Barat salah satunya adalah Taman Wisata Alam Lebo' dimana statusnya masih berada dibawah kewenangan Kementerian Kehutanan sebagai Hutan Konservasi. Oleh sebab itu, Pemerintah Daerah harus melalui prosedur perizinan yang berbelit-belit hanya untuk membersihkan danau ini. Ia meminta agar Danau Lebo’ ini dihibahkan ke Pemerintah Daerah agar dapat diatur dan dikelola oleh Pemerintah Daerah untuk memaksimalkan pemanfaatannya bagi masyarakat Kab. Sumbawa Barat.

Berikut Bantuan untuk Prov. Nusa Tenggara Barat yang diserahkan secara simbolis oleh Kementerian Sosial :

  1. Dana Dekonsentrasi dan tugas pembantuan (TP) untuk Prov. NTB senilai Rp. 20.920.305.-

  2. Bantuan untuk 265 anak melalui 4 lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) sebesar Rp. 291.000.000.-

  3. Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar untuk 700 orang senilai Rp. 1.680.000.000.-

  4. Asistensi Sosial orang dengan kecacatan berat untuk 937 orang sebesar Rp. 3.373.200.000

  5. Bantuan Keserasian Sosial untuk 12 lokasi senilai Rp. 1.308.000.000.-

  6. Bantuan Program Keluarga Harapan untuk 104.140 Keluarga Sangat Miskin (KSM), senilai Rp. 187.452.000.000.-

  7. Bantuan Asuransi Kesejahteraan Sosial untuk 3.823 peserta senilai 596.388.000.

Bantuan Khusus untuk Kab. Sumbawa Barat :

  1. Bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) untuk 250 unit RS-TLH masing-masing Rp. 10.000.000.- total nilai Rp. 2.500.000.000

  2. Bantuan Kelompok Usaha Bersama (KUBE) untuk 40 kelompok masing-masing Rp. 20.000.000, jumlah keseluruhan Rp. 800.000.000

  3. Bantuan Sarana Lingkungan sebanyak 3 unit masing-masing Rp. 50.000.000. jumlah keseluruhan Rp. 150.000.000

  4. Bantuan Usaha Ekonomi Produktif untuk 2 orang lansia masing-masing senilai Rp. 2.500.000. Total Rp. 5.000.000

  5. Paket Bantuan Kebutuhan untuk 150 orang lanjut usia masing-masing Rp. 100.000 total Rp. 15.000.000

  6. Bantuan untuk Keluarga Harapan untuk 2.420 keluarga sangat miskin seluruhnya Rp. 6.312.800.000

     

    Baca Juga :


Bantuan Pinjam Pakai Mobil LK3 sebanyak 2 (dua) unit untuk :

  1. Kab. Lombok Tengah dan

  2. Kab. Sumbawa

Serta 1 unit sepeda motor untuk penanggulangan bencana social di Kab. Lombok Tengah.

Bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH) dan Bantuan KUBE untuk :

  1. Kab. Lombok Barat sebanyak 70 unit

  2. Kab. Lombok Timur :

  • RS-RTLH sebanyak 50 unit

  • Bantuan KUBE untuk 10 Kelompok

  1. Kab. Dompu :

  • Bantuan RS-RTLH sebanyak 50 unit

  • Bantuan KUBE untuk 10 kelompok

Bantuan yang diserahkan langsung kepada penerima secara simbolis yaitu :

  1. Paket untuk anak sebanyak 150 paket

  2. Paket untuk Lanjut Usia sebanyak 150 paket

  3. Paket untuk ODK sebanyak 300 paket

Bantuan dari Yayasan Amalillah Jakarta berupa Paket Sembako sebanyak 1000 paket

Bantuan dari Yayasan Surya Kebenaran Internasional-Medan berupa 1 (satu) Tongkat Kruk, Tongkat Tuna Netra, Alat Bantu Dengar dan Kursi Roda.

Semoga kegiatan kemanusiaan ini bermanfaat untuk kesejahteraan seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat. Minimal menjadi motivasi untuk dapat hidup lebih baik dengan memaksimalkan potensi diri untuk berkarya bagi daerah yang kita cintai ini. (Tifa)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan