logoblog

Cari

Marbot Dikudeta?

Marbot Dikudeta?

 Di luar Negeri yang banyak di lakukan oleh oposisi yaitu mengkudeta presiden seperti di Thailand dan di negara asia lainnya. Namun

Sosial & Keagamaan

KM. KAULA MAS-MAS
Oleh KM. KAULA MAS-MAS
26 November, 2014 21:54:02
Sosial & Keagamaan
Komentar: 2
Dibaca: 12557 Kali

 Di luar Negeri yang banyak di lakukan oleh oposisi yaitu mengkudeta presiden seperti di Thailand dan di negara asia lainnya. Namun beda di Indonesia tepatnya di Selusuh Desa Mas-Mas Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah seorang Marbot Ingin dikudeta oleh beberapa orang semenjak insentif marbot sebesar Rp. 1000.000 pertahun yang  diberikan oleh Gubernur NTB Zainul Majdi pada tahun 2012. Sejak itulah orang yang tidak senang pada marbot itu mulai mencari cara untuk mengkudeta Marbot Masjid Ussisa Alattaqwa di Dusun Selusuh Desa Mas-Mas.

Ibarahim (65) seorang marbot di Dusun Selusuh itu menanggapi santai perihal itu “kurang lebih 15 tahun saya mengabdi pada masjid itu bukan Karena insentif tapi murni karena tulus ikhlas ingin mengabdikan diri untuk masjid dan mencari keridho’an Allah SWT”. Hari-harinya ia habiskan untuk merawat dan bersih-bersih di Masjid, disela-sela kegiatannya itu ia juga membantu istrinya berjualan karena warungnya tepat di luar area Masjid Ussisa Alattaqwa Selusuh Desa Mas-Mas Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah dan rumahnya tepat dibelakang Masjid itu.

Lelaki tua ini gemar bertanaman termasuk menanam bunga sejak kecil hingga sekarang, halaman rumahnya penuh dengan bunga dan hal itu juga dia lakukan di masjid, bahkan dia rela pinjam uang untuk bayar tenaga orang yang membantunya menanam bunga di Masjid. Pekarangan Masjid yang luas ia tanami bunga-bunga hingga Masjid itu tampak rimbun dengan bunga, namun lagi-lagi karena hobinya itu, orang yang tidak suka padanya menjadi gerah “bikin masjid jadi rimbun, tidak pantas masjid di Tanami bunga” kata oarng  yang iri dengannya.

Kini lelaki itu (Marbot) tampak murung karena dia tidak menyangka ada orang yang mulai tidak suka padanya jadi marbot, namun dia mengatakan “kalau memang orang sudah tidak suka lagi saya jadi marbot dan saya diberhentikan, dengan senang hati saya akan terima. kalau saya berhenti atas keinginan pribadi, saya merasa berdosa karena meninggalkan masjid tapi kalau saya diberhentikan tentu saya tidak merasa berdosa. Dan masih ada banyak hal tempat saya mencari keridho’an Allah SWT. Namun orang yang hati dan pikirannya dengki tentu tidak akan pernah puas, semoga Allah mengampuni dosa dan memberinya hidayah padanya, aamiin” tambahnya. selusuh (25/11). - 05

 

Baca Juga :


 



 

Artikel Terkait

2 KOMENTAR

  1. KM Kaula

    KM Kaula

    26 November, 2014

    biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, jangan terlalu ditanggapi yang penting kita perbaiki niat dan berusaha untuk terus bisa berbuat baik.


  • Desa Mekar Sari Narmada

    Desa Mekar Sari Narmada

    26 November, 2014

    Luar biasa.... dan ini hanya ada di indonesia hehehe... didaerah kami pemilihan penghulu dijadikan ajang taruhan ckckck sambil geleng kepala


  •  
     

    TULIS KOMENTAR

    Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
     
    Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
     
    Tutup Iklan