logoblog

Cari

Tutup Iklan

Berharap Umat Muslim Tahun Baruan di Masjid

Berharap Umat Muslim Tahun Baruan di Masjid

Tinggal menghitung hari Tahun 2014 akan segera berakhir, selanjutnya kita akan memasuki Tahun baru 2015. Seiring dengan pergantian tahun ini, maka

Sosial & Keagamaan

KM Kombinasi
Oleh KM Kombinasi
08 Desember, 2014 22:05:03
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 3672 Kali

Tinggal menghitung hari Tahun 2014 akan segera berakhir, selanjutnya kita akan memasuki Tahun baru 2015. Seiring dengan pergantian tahun ini, maka Ketua Umum PKC PMII NTB, sahabat Bahaidin menyerukan kepada semua lapisan masyarakat agar memanfaatkan momentum malam tahun baru tersebut dengan melakukan agenda-agenda bermanfaat.

"Ya.. Pergantian malam tahun baru nanti, tepatnya pada tanggal 31/12/14, pukul 00:00 waktu setiap wilayah jangan ada masyarakat yang keluyuran dengan tujuan tidak jelas, lanjut dia “apalagi sampai ada diantara mereka (masyarakat) merayakan malam tahun baru tersebut dengan melakukan pesta minum minuman keras, serta melakukan kegiatan pesta terlarang lainnya”, kata Ketua Umum PKC PMII NTB kepada Kampung Media Kombinasi kemarin, Minggu 07/12/14.

"Tidak boleh lagi ada pemuda yang merayakan malam tahun baru dengan pesta minum minuman keras, tidak boleh lagi pristiwa kecelakaan lalu lintas di sepanjang jalan raya pada malam tahun baru". Hal ini sebetulnya harapkan kita selaku masyarakat di seluruh tanah air, masyarakat NTB, dan wabilkhusus masyarakat Lombok yang selama ini dikenal masyarakat yang tinggal di pulau seribu Masjid.

Harapan di atas tidak mungkin tidak bisa kita wujudkan asalkan ada dukungan dari semua pihak, seperti halnya; Pemerintah, Pemuka Agama, Tokoh Masyarakat, "Seluruh lapisan masyarakat ini diharapan serentak mendukung proses terwujudnya harapan tersebut". Kata pria yang sehari-hari akrab disapa Obok .

Selanjutnya, Obok juga berharap kepada seluruh jajaran pemerintah, Gubernur, Bupati, dan Wali Kota di NTB agar menyediakan hiburan brnuansa religi pada malam tahun baru. Begitu halnya Ormas serta OKP kepemudaan juga diharapkan agar memeriahkan malam tahun baru dengan melakukan agenda yang bermanfaat. "Ormas Islam pada umumnya tidak boleh berdiam diri. Obok meminta Nahdlatul Ulama, dan NW yang ada di NTB bergerak serta mempersipakan jama'ah-jama'ahnya agar menyambut tahun baru 2015 dengan cara-cara yang baik.

 

Baca Juga :


Pemuka Agama, seperti para Tuan Guru yang setiap minggu membuka pngajian di Masjid juga diharapkan agar menyerukan terkait kegiatan bermanfaat di malam tahun baru kepada para jama'ahnya, sehingga dengan demikian para jama'ah di setiap pengajian juga jauh hari sebelum tiba malam tahun baru, jama’ah juga memberikan peringatan kepada anak-anak mereka agar tidak keluar keluyuran/ orak-orakan di malam tahun baru.

Ormas Islam Nahdlatul Ulama yang selama ini menjalankan ritual do'a bersama (istighatsah) diharapkan supaya melakukan do'a bersama pada malam tahun baru, dan yang lebih penting adalah bagaimana semua Ormas Islam dimanapun berada bisa bersama-sama mengajak  para pemuda, remaja untuk berkumpul dalam sebuah majelis, seperti; Masjid, Mushalla, dan pesantren yang ada. Menurut Obok, dengan cara senacam ini setidaknya bisa mencegah/ menghalangi mereka buat keluar keluyuran di malam tahun baru tanpa tujuan yang jelas. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan