logoblog

Cari

Tutup Iklan

Masyarakat Batu Nampar Selatan Beli Air Bersih

Masyarakat Batu Nampar Selatan Beli Air Bersih

                  Air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar sehari-hari pada setiap rumah tangga. Air yang jernih, tidak berwarna dan sehat sangat

Sosial & Keagamaan

KM JONG CELEBES
Oleh KM JONG CELEBES
12 Desember, 2014 18:31:32
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 2872 Kali

Air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar sehari-hari pada setiap rumah tangga. Air yang jernih, tidak berwarna dan sehat sangat dibutuhkan untuk mencuci, memasak, mandi dan dimasak untuk dijadikan aiar minum. Namun tidak semua jenis tanah dapat menghasilkan jenis air yang dibutuhkan oleh rumah tangga. Terkadang kita menggali sumur, namun airnya berwarnah kuning, dan sangat licin. Terkadang pula sebuah sumur memilki air kelihatan bening, namun berbau besi. Jenis air seperti tidak disenangi oleh ibu rumah tangga. Selain itu, jika berada pada sebuah daerah pesisir, tak jarang kita temukan air sumur yang rasanya sedikit asin, atau istilahnya payau. Air payau adalah perpaduan air tawar dengan air laut.

                Agar anda tahu, yang manakah dikatakan air bersih dan sehat. Secara fisik, air bersih dan sehat yaitu air yang berwarna bening atau j ernih, tidak mengandung bauh dan rasa tertentu, tidak berwarna, dan suhu air sama dengan suhu ruang.Secara kimia, tidak memiliki kandungan zat-zat berbahaya dalam ukuran kadar tertentu. Secara biologis, jika didalamnya tidak terdapat orgasme, kuman dan bakteri telah tidak melebihi batasan yang telah ditentukan, Batasan tersebut adalah 1 cc air minum sehat hanya terdapat kurang dari 100 kuman, dan 100cc air minum sehat tidak mengandung bakteri ecoli yang dapat menyebabkan pencernaan. Selain itu, tidak boleh mengandung bakteri-bakteri yang membawa bibit penyakit, seperti thipus, clear, dan disentri.

                Air payau, yang meskipun tidak mengandung bibit penyakit, namun secara sart fisik memilki rasa asin, hingga kurang cocok dipakai untuk mandi dan memasak, apalagi sebagai air minum. Jenis air ini banyak ditemukan pda daerah pesisir. Salah satu welayah yang kadar airnya mengandung rasa payau adalah Desa batu nampar selatan, yang terletak di kecamatan Jerowaru, kabupaten Lombok Timur.

                Diu desa ini, jarang ditemukan air bersih, yang mana hanya kebanyakan air payau yang dapat diambil dari sumur. Olehnya itu, masyarakat pesisir yang ada di desa ini sangat mengeluh  kepada pemerintah setempat agar mereka bisa mendapatkan air bersih. Dari keluhan ini, sehungga pada beberapa tahun lalu terdapat air PAM yang merupakan bantuan dari Australian yang sumber mata airnya mengalir dari Aik Bukak. Keberadaan air PAM yang mengalir dari Aik Bukak itu tidak bertahan lama. Pengakuan dari masyarakat Batu Nmapar bahwa pipa yang mengalirkan air ke desa ini telah dirusak oleh masyarakat Lombok Tengah.

                Setelah rusaknya pipa air PAM tersebut, pemerintah setempat bekerja sama dengan masyarakat setempat mengadakan mesin penyulin air, yang mana dengan memanfaatkan air laut untuk diolah menjadi air bersih. Hanya saja mesin penyulin air bersih ini hanya bertahan sekitar dua bulan. Hal ini disebabkan karena harga BBM telah naik, sementara pada proses penyulingan air tersebut membutuhkan 100 liter  bensin tiap harinya. Dengan biaya BBM yang cukup mahal, akhirnya masyarakat pada mengeluh lagi karena mereka sama-sama  harus mengeluarkan biaya yang cukup mahal.

 

Baca Juga :


                Pemerintah dalam mensiasati pemenuhan komsumsi air bersih pada desa Batu Nampar Selatan ini, terpaksa didatangkan pedagang air bersih dari luar dan masyarakatpun menyetujuinya. Pada tiap minggunya, sebuah mobil pengangkut air membawa aer bersih di wilayah ini, dan masyarakatpun berlomba-lomba datang untuk membeli dengan membawa ciregen. Dalam satu ciregen dehargai dengan Rp.3.000. Untuk satu galong dengan harga Rp. 4.000. Tapi setelah naiknya BBM sekarang, pedagang air bersih pun juga menaikkan harga, yang mana untuk satu galong air bersih dengan Rp. 5.000, sedangkan dalam satu ciregan dengan harga Rp. 4.000.

                Walaupun pedagang air bersih menaikkan tariff harga, namun masyarakat tetap sedia untuk membelinya. Air bersih yang dibeli itu, hanya digunakan untuk memasak, membuat air minum. Sedangkan untuk mencuci pakaian dan mandi masih kebanyakan warga stempat mempurgunakan air payau. Kecuali bagi kelurga yang mampu membeli air bersih dengan jumlah liter yang banyak, mereka dapat mandi dan atau mencuci pakaian dengan air bersih.

                Karena  pedagang air bersih yang hanya datang satu kali dalam seminggu, namun sebagian penduduk mersa tidak cukup dengan air bersih yang telah dibelinya, sehingga beberapa pengendara sepeda motor dari daerah luar turut membantu masyarakat di wilayah ini untuk memnuhi kebuuhan komsusmsi air bersih dengan melalui system perdagangan. Selain itu, bagi warga penduduk yang memiliki kendaraan pribadi, merekapun berusaha sendiri untuk mencari air bersih di daerah luar untuk dibawa pulang ke rumahnya.[] - 05



 
KM JONG CELEBES

KM JONG CELEBES

Andi Mulyan Datu Tjondong Dari Kabupaten Soppeng (Sul-Sel) -, tinggal di Selong/Mataram , fb: - Aron Zaan, No. Hp. 085337771699, pendikan Si (sastra perancis -UNHAS),pendidikan : S2 Sosiologi,ngabdi di UNU NTB MATARAM< UGR LOTIM<

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan