logoblog

Cari

Tutup Iklan

Batu Akik Wadah Silaturrahmi

Batu Akik Wadah Silaturrahmi

KM. Serambi_Brangrea; Demam batu akik saat ini tidak hanya bisa menjadi peluang usaha bagi sebagian orang. Kesukaan kebanyakan kaum Adam ini

Sosial & Keagamaan

KM. Serambi Brangrea
Oleh KM. Serambi Brangrea
06 Februari, 2015 16:21:26
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 6638 Kali

KM. Serambi_Brangrea; Demam batu akik saat ini tidak hanya bisa menjadi peluang usaha bagi sebagian orang. Kesukaan kebanyakan kaum Adam ini ternyata bisa menjadi salah satu wadah menjalin silaturrahmi dengan sesama.

Penggunaan batu akik sebagai mata cincin memang sudah ada sejak lama dan kebanyakan digunakan oleh orang berusia tua saja. Namun satu tahun terakhir semenjak terkenalnya Batu Bacan asal Maluku maka batu akik telah merambah semua kalangan. Anak-anak, dewasa, tua, muda, petani, pegawai, pedangan, bahkan para pejabat ikut menggandrungi keindahan pesona batu akik.

Hidup dengan seni akan terasa lebih indah, itulah kalimat yang biasanya terlontar dari pemakai perhiasan berupa cincin beramata batu akik. Tidak ada motivasi lain apalagi sampai mengarah kepada perbuatan syirik dengan mempercayai bahwa cincinnya bisa membawa kebaikan bahkan memberikan keberuntungan seperti kepercayaan orang-orang terdahulu. Jadi saat ini orang banyak menggunakan cincin batu akik semata-mata untuk keindahan.

Dengan merambahnya penyuka batu akik ke setiap kalangan dan seluruh lapisan masyarakat ternyata tidak langsung membuka jalinan komunikasi dan silaturrahmi. Jangankan orang yang sudah kita kenal, dengan orang yang tidak kenal pun bisa langsung menjadi akrab jika sudah berbicara batu akik ungkap Kanahan salah seorang penggemar batu akik.

Dimana-mana disetiap tempat orang selalu berkumpul berbincang dan bertukar koleksi batu akik, tidak menutup kemungkinan dari kesempatan tersebut bisa terjadi transaksi jual beli. Selain itu rumah-rumah warga juga sudah banyak yang dijadikan sekretariat pembuatan dan pemolesan batu akik. Orang-orang yang sudah jatuh cinta dengan ciptaan Allah SWT yang selama ini terpendam dan terinjak di dalam tanah maka sekarang sudah dianggap menjadi barang mewah dan mengangkat prestise dalam masyarakat. Mereka tidak segan-segan membeli peralatan seperti gerinda dan sebagainya yang akan digunakan untuk membentuk batu akik.

 

Baca Juga :


Dari sisi harga tidak ada ketentuan atau standar yang pasti, hanya factor selera perorang yang menjadi daya jual batu akik. Bisa saja orang tidak menyukai motif salah satu jenis batu akan tetapi bisa jadi orang lain menyukainya dan berani membayar mahal. Tidak jarang kita melihat dan membaca promosi penjualan batu akik yang mencapai harga puluhan juta rupiah. Harga yang sangat fantastis dibandingkan dengan harga emas.

Akan tetapi sisi positif lainnya orang-orang mungkin tidak menyadari bahwa melalui kegemaran batu ini sangat mudah mencairkan suasana. Dengan tema batu maka diskusi ataupun percakapan bisa berlangsung berjam-jam. Jika selama ini masyarakat hanya berkumpul tatkala ada hajatan atau acara adat maka dengan adanya kegemaran terhadap batu akik setiap kesempatan bisa dijadikan sebagai moment berkumpul. (c_benk VH)

Tentu saja hal ini bisa membawa iklim pergaulan masyarakat menjadi lebih baik, rasa kebersamaan dan keharmonisan bisa terus terpupuk dan terjalin. Moment diskusi dan berbincang mengenai batu akin bisa menjadi salah satu cara untuk melepaskan penat ataupun stress setelah bekerja. (c_benk VH) - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan