logoblog

Cari

Tutup Iklan

Sanggerahan Kokok Putik Diselesaikan

Sanggerahan Kokok Putik Diselesaikan

KM. Sukamulia – Sebagaimana telah kami ceritakan pada artikel sebelumnya (Wisata Air Belerang Kokok Putik), di ujung timur Jembatan Kokok Putik

Sosial & Keagamaan

KM. Sukamulia
Oleh KM. Sukamulia
14 November, 2015 22:46:16
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 4110 Kali

KM. Sukamulia – Sebagaimana telah kami ceritakan pada artikel sebelumnya (Wisata Air Belerang Kokok Putik), di ujung timur Jembatan Kokok Putik dibuat pesanggerahan (tempat peristirahatan) dengan tujuan supaya pengunjung dan wisatawan ataupun pejalan yang kebetulan melalui Kokok Putik dapat beristirahat atau melaksanakan shalat di tempat itu. Tempat peristirahatan itu disebut dengan nama Sanggerahan Kokok Putik (tempat peristirahatan di sekitar Kokok Putik). Sanggerahan tersebut berupa sebuah mushalla dan berugak permanen yang dilengkapi jading dan tempat berwuduk.

Sanggerahan Kokok Putik mulai dibangun pada sekitar bulan Juli 2014 dan pembangunan sanggerahan tersebut tidak bisa terselesaikan sepenuhnya. Pekerjaan yang belum terselesaikan itu adalah jading dan tempat berwuduk. Nah, pada hari ini (Sabtu, 14/11/2015), sisa pekerjaan itu diselesaikan. Penyelesaian pembuatan jading dan tempat wuduk itu dilaksanakan secara bergotong royong sejak hari Rabu yang lalu dan Alhamdulillah sore ini (Sabtu, 14/11/2015) pekerjaan tersebut betul-betul terselesaikan sesuai dengan target dan rencana.

Perlu diketahui bahwa dana pembuatan Sanggerahan Kokok Putik ini adalah dana swadaya masyarakat, tidak ada seama sekali dana yang berasal dari pemerintah. Penyandang dana pembangunan Sanggerahan tersebut adalah Haji Marzuki yang merupakan putra dari Haji Mustafa (Kembang Kerang Daya) dan sebagian kecilnya berasal dari dana swadaya yang dikumpulkan oleh masyarakat Torean Desa Loloan Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Pembuatan Sanggerahan Kokok Putik awalnya digagas oleh Haji Mustafa (alm) sejak awal tahun 2000, namun hal itu dapat direalisasikan pada tahun 2014 lalu dan dapat diselesaikan pada pertengahan bulan November tahun ini (2015).

Pembangunan tempat peristirahatan ini memang sudah direncanakan oleh Almarhum Bapak kami (Haji Mustafa) bersama beberapa orang tokoh adat Dusun Torean. Namun, belum sempat beliau merealisasikannya, beliau terlebih dahulu dipanggil oleh yang kuasa sehingga beliau mewasiatkan supaya gagasan tersebut harus kami lanjutkan dan Alhamdulillah hari ini wasyat beliau itu dapat kami selesaikan dengan baik, papar Haji Marzuki saat kami temui disela-sela kesibukannya memberi petunjuk teknis kepada warga Torean yang bergotong royong menyelesaikan pembangunan Sanggaerahan Kokok Putik siang tadi.

Sudirman (penjaga Sanggerahan) juga menceritakan bahwa Tuan Guru Haji Marzuki adalah satu-satunya penyandang dana bagi pembangunan sanggerahan ini dan sebagian kecilnya bersumber dari dana swadaya yang dikumpulkan oleh masyarakat Dusun Torean. Pengerjaan Sanggerahan ini dilaksanakan secara gotong royong sejak awal hingga sekarang dan yang bergotong royong. Bapak Tuan Guru Haji Marzuki sebagai penyandang dana dan masyarakat Torean sebagai pekerja dengan cara bergotong royong, tegas laki-laki paruh baya yang sehari-harinya berjualan di warung yang ia dirikan di ujung jembatan Kokok Putik.

Sebagaimana informasi yang kami terima dari beberapa orang warga Torean yang ikut bergotong royong, tujuan utama didirikannya sanggaerahan tersebut adalah untuk menyediakan tempat peristirahatan dan atau tempat shalat bagi para pengunjung atau pejalan yang berlalu lalang melalui jalur Bayan – Sembalun dan bagi orang-orang yang memang sengaja berkunjung guna menikmati destinasi wisata di sekitaran Kokok Putik.

Perlu diketahui bahwa Sanggerahan Kokok Putik ini terdiri dari sebuah mushalla berukuran 3 x 3 meter dengan arsitektur dan ornament yang sangat unik dengan kombinasi atau perpaduan model arsitektur tradisional dengan arsitektur modern. Di sepan mimbar mushalla dibangun sebuah berugak permanen dengan ukuran 2 x 2 meter. Terdapat pula tempat duduk-duduk yang dibuat di atas batu besar yang berada di depan mushalla.

 

Baca Juga :


Di bagian bawah dibangun tempat mandi dan tempat berwuduk yang airnya berasal dari air Kokok Putik yang dipompa menggunakan dynamo sehingga. Pesanggerahan tersebut juga dipasangi listrik bermuatan 900 volt. Hal itu dilakukan supaya Sanggerahan tersebut terlihat terang pada malam hari dan apabila ada warga atau perjalan yang kebetulan kemalaman di tempat itu maka ia dapat beristirahat atau bermalam di sana.

Sungguh luar biasa, jika kita berhitung, pembangunan sanggerahan tersebut kiranya memakan biaya 30-an juta rupiah dan pembangunan dengan dana sebesar itu dapat diselesaikan atas dana swadaya dan dengan pengerjaan secara bergotong royong. Yach, semoga saja keperdulian Haji Mustafa dan anaknya (Haji Marzuki) beserta segenap masyarakat Torean yang bergotong royong sejak awal hingga penyelesaian sanggerahan tersebut dicatat sebagai amal ibadah mereka di sisi Allah SWT.

Sebagai rasa syukur penggasa dan masyarakat Torean atas terselesainya pembangunan sanggerahan tersebut maka besok (Minggu, 15/11/2015) akan diadakan acara selamatan atas terselesaikannya pembangunan tenpat persitirahatan tersebut.

Besok pagi di sini akan diadakan selamatan yang akan dipinpin oleh Bapak Tuan Guru Haji Marzuki bersama segenap masyarakat Dusun Torean. Untuk selamatan/tsakuran yang akan dilaksanakan besok, warga Dusun Torean akan membawa seekor sapi dan akan disembelih di lokasi. Di sini juga akan diadakan periapan (memasak), pokoknya besok aka nada gawe beleq di tempat ini, pungkas Sudirman.

Yach, di tengah-tengah mencuatnya berita eruvsi Baru Jari dan akan meluapnya lahar dingin melalui Kokok Putik, ternyata semangat untuk menyelesaikan pembangunan Sanggerahan Kokok Putik tidak surut. Terbukti dengan, antusias warga Torean yang dipinpin oleh Hazi Marzuki yang melaksanakan gotong royong di sekitar hilir Kokok Putik sejak hari Rabu yang lalau sebab masyrakat tersebut yakin bahwa Banjir Lahar Dingin dalam debit yang besar tidak akan terjadi.

_By. Asri The Gila_ [] - 01



 
KM. Sukamulia

KM. Sukamulia

Nama : Asri, S. Pd TTL : Sukamulia, 02 Januari 1985 Jenis Kelamin: Laki-laki Agama : Islam Pekerjaan : Swasta Alamat, Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kec. Pringgabaya No HP : 082340048776 Aku Menulis Sebagai Bukti Bahwa Aku Pernah Ada di Dunia

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan