logoblog

Cari

Tutup Iklan

IPNU-IPPNU Hadirkan Anggota DPRRI

IPNU-IPPNU Hadirkan Anggota DPRRI

Setelah PW IPNU-IPPNU NTB resmi dilantik pada hari Minggu (15/11) di Ponpes Abhariyah Jerneng labuapi Lombok barat kemarin, kemudian berikutnya mendapat

Sosial & Keagamaan

KM Mutiara *9
Oleh KM Mutiara *9
17 November, 2015 07:16:28
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 4447 Kali

Setelah PW IPNU-IPPNU NTB resmi dilantik pada hari Minggu (15/11) di Ponpes Abhariyah Jerneng labuapi Lombok barat kemarin, kemudian berikutnya mendapat kepercayaan dari salah seorang Anggota DPRRI F-Golkar. Sehingga ini merupakan sebuah kebanggan tersendiri bagi Pengurus-Pengurus IPNU-IPPNU yang baru saja dilantik tersebut.

Dimana H. Muhammad Lutfi, salah seorang anggota DPRRI/MPRRI Dapil NTB ini dihadirkan PW IPNU NTB untuk bertemu dengan Santri di Pondok Pesantren Abhariyah Jerneng labuapi Lombok Barat, 16/11, kemarin. Kehadiran H Muhammadi Lutfi di Ponpes setempat adalah dalam rangka "Rapat Dengar Pendapat Dengan Santri".

Di samping itu juga Sosialisai 4 Pilar kebangsaan. Sekitar 200 orang santri; santriwan dan santriwati Ponpes setempat menjadi peserta aktif dalam kegiatan tesebut. "Harus diakui bahwa selama ini Pondok Pesantren sudah banyak berkontribusi di Negara ini, sehingga dengan demikian kegiatan-kegiatan Rapat seperti ini, terlebih kegiatan sosialisasi 4 Pilar kebangsaan seperti ini, sangat tepat dilaksanakan di Pondok Pesantren.

Terlebih kegiatan ini menyangkut soal pencerahan/pembekalan kepada santi itu sendiri". Papar Syamsul Hadi memandu acara tersebut. Hal senada juga disampaikan H. Muhammada Lutfi, "Negara mestinya melihat keberadaan Ponpes ini sebagai salah aset yang harus diperhitungkan oleh negara ini. Sebab menurut dia santri-santri yang belajar di Ponpes sudah dibekali wawasan keilmuan Agama dan wawasan kebangsaan.

 

Baca Juga :


Lutfi juga mengakui kalau Kualitas beragama, bernegara memang tanpa disadari bahwa semua itu terbangun melalui pendidikan Ponpes. Ujarnya. Selaku anggota DPR/MPR RI, Lutfi juga prihatin melihat bagaimana nasib Ponpes kdepannya. Ponpes bila dibandingkan dengan sekolah-sekolah pada umumnya, maka posisinya sama, "Ponpes ini tidak boleh dinomerduakan, serta menjadi kewajiban kita semua memperjuangkan hak-hak Ponpes". Puangkasnya. [] - 05



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan