logoblog

Cari

Kemenag Ciptakan Kehamonisan Umat Beragama

Kemenag  Ciptakan Kehamonisan Umat Beragama

  Mataram,Inmas_Kepala Pusat KUB H. Feri Meldi  membuka acara Kerukunan Umat beragama yang  merupakan salah satu agenda nasional, da nlai strategis dari

Sosial & Keagamaan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
16 Maret, 2017 06:38:40
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 4526 Kali

 

Mataram,Inmas_Kepala Pusat KUB H. Feri Meldi  membuka acara Kerukunan Umat beragama yang  merupakan salah satu agenda nasional, da nlai strategis dari kerukunan antar umat beragama  sebagai kunci utama bagi terbentuknya kerukunan nasional, hal ini disebabkan oleh adanya realitas bahwa Indonesia merupakan Negara yang masing-masing penduduknya sebagai penganut salah satu dari 6 agama. tanggal 14/03/2017 bertempat di Hotel Holiday In Senggigi .

Hal tersebut diatas disampaikan Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI H. Feri Meldi pada saat memberikan sambutan pada kegiatan Evaluasi dan Koordinasi Tugas dan Fungsi Kerukunan Umat Beragama ,,Ketika kerukunan umat beragama terjalin dengan baik, sacara otomatis kerukunan nasional akan terbentuk, kerukunan yang stabil dapat memperlancar proses pembangunan bangsa, sebaliknya kerukunan terjalin baik maka berbagai program pembangunan bangsa akan terbentuk. 

Hadiri dalam kegiatan ini PLT Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB H. Jaelani,Kepala Bagian Tata Usaha H. Sirojudin, Kasubag Hukum dan KUB H. Suardi, serta Kepala Bagian Tata Usahan dan Kepala Sub. Bagian Tata Usaha seluruh Indonesia.

Dengan kerukunan Kementerian Agama sebagai unit kerja pemerintah akan senantiasa menciptakan dan memelihara Kebhinnekaan Indonesia dan Kementerian Agama yang mempunyai tugas dalam pembinaan, bimbingan, pemberdayaan, dan pengembangan harmonisasi, menciptakan kehidupan beragama yang rukun, damai, maju, dan sejahtera lahir batin.

Program kerukunan umat beragama dapat terlaksna maksimal, baik level pusat dan daerah, kegiatan evaluasi dan koordinasi seluruh Indonesia ini dilaksanakan di NTB, dan  merupakan bukti keseriusan untuk memberikan pelayanan terbaik untuk pencegahan penanggulangan aksi radikalisme yang dapat mengancam Kebhinnekaan dan antiradikalisasi ungkap Ferimeldi dihadapan Kabag dan Kasubag seluruh Indonesia.

 

Baca Juga :


Selanjutnya dikatakan walaupun upaya memelihari kerukunan para Toga, Toma terasa masih komplek selain permasalahan rumah ibadah dan merebaknya berbagai faham keagamaan keluar dari arus pemahaman mainstream sedikit banyak akan berpengaruh terhadap wajah kerukunan.

Pada titik tertentu kondisi ini tidak menimbulkan masalah, akan tetapi ekspresi keagamaannya berbenturan dengan sistim dan faham keagamaan. Sebelunya ketua panitian penyelenggara Harmonisasi dalam laporannya menyampaikan kegiatan pertama dimulai di tahun 2017 dan Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun .

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan