logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bupati Akan Membuka Diklat Kader Nu Sumbawa

Bupati Akan Membuka Diklat Kader Nu Sumbawa

Sumbawa Besar, Bupati Sumbawa H.Husni Jibril usai sholat Jum’at pada pukul 14.00 akan membuka kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama Se Nusa

Sosial & Keagamaan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
17 November, 2017 07:05:19
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 3773 Kali

Sumbawa Besar, Bupati Sumbawa, H. Husni Jibril usai sholat Jum’at pada pukul 14.00 akan membuka kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama Se-Nusa Tenggara Barat di Sumbawa Besar yang akan berlangsung dari tanggal 17-19 November 2017 di Hotel Sernu Sumbawa Besar, Jum’at 17/11/2017.

Kegiatan yang di prakarsai oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Sumbawa akan diikuti oleh Pengurus Cabang NU se Nusa Tenggara Barat dan masing-masing cabang akan mengutus 5 orang utusan. Jadi jumlah peserta yang akan mengikuti Madrasah Kader tersebut adalah lebih kurang 100 orang peserta, terdiri dari 45 dari kabupaten/kota dan 55 oranng dari Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumbawa dari Unsur Pengurus Cabang, MWC (Majlis Wakil Cabang), Muslimat NU, Fatayat NU dan Banom. Narasumber kegiatan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama sebanyak 12 orang dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), hadir pula KH. MIFTAHUL AKHYAR Wakil Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama

Rombongan PBNU akan melaksanakan sholat jum’at di Masjid  Nurul Huda Sumbawa Besar dan yang menjadi Khitib adalah KH.MIFTAHUL AKHYAR. Sementara Pengurus PBNU lainnya akan menjadi Khotib di Masjid Jami’ Al Falah Lempeh Kecamatan Sumbawa, Masjid Jami’ An-Nuur Bugis Kecamatan Sumbawa, Zikir Akbar dan Diklat Pengurus Masjid yang akan dipusatkan di Masjid Jami' Al Falah Kelurahan Lempeh Kecamatan Sumbawa.

 

Baca Juga :


Tujuan dilaksanakan Madrasah Kader NU (MKNU) adalah pertama Peneguhan kembali ideologi Ahlusunnah Wal Jamaah sebagai pola piker yang mengam antara ekstrimbil jalan tengah aqli (rasionalis) dan ekstrim naqli (skripturalis) yang bersumber dari Alqur’an dan sunnah serta menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik (Ijma dan qiyas), kedua Meneguhkan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) untuk membendung upaya upaya yang saat ini ingin merongrong keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan merupakan pengingkaran terhadap prinsip prinsip ukhuwah wathoniah (persaudaraan nasional), ketiga Membangun gerakan kolektif yang diikat dengan ukhuwah atau solideritas yang kuat (al urwatul wutsqo) sebagai perekat gerakan yang dibangun atas dasar menguji kesamaan pandangan mengenai realitas dan apa yang harus dilakukan dan layak diperjuangkan bersama sama akan pentingnya perjuangan. Materi Madrasah Kader NU adalah pertama Arah, Cita cita dan Strategi Perjuangan NU 2015-2026,kedua Arah, cita cita dan program perjuangan NU 2015-2020,ketiga Realisasi Respon NU terhadap Ideologi,keempat dan respon NU terhadap Negara ,kelima NU dan Pemberdayaan Ekonomi dan keenam Memperkuat Stategi Dakwah NU melalui Teknologi Media. __(joko)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan