logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bupati Sumbawa Membuka Madrasah Kader NU

Bupati Sumbawa Membuka Madrasah Kader NU

Sumbawa Besar_Inmas, Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumbawa melaksanakan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) di Hotel Sernu Raya. Kegiatan yang diikuti

Sosial & Keagamaan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
18 November, 2017 11:14:23
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 4961 Kali

Sumbawa Besar_Inmas, Pengurus Cabang NU Kabupaten Sumbawa melaksanakan Madrasah Kader Nahdlatul Ulama (MKNU) di Hotel Sernu Raya. Kegiatan yang diikuti para perwakilan PCNU se Nusa Tenggara Barat tersebut dimulai sejak hari Jumat hingga minggu, Jum’at (17/11/2017). Pra Pembacaan Kalam Ilahi dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia raya dan Mar NU Hubbul Wathan yang dilantunkan oleh Ibu-ibu Muslimat dan Fatayat NU yang dipimpin oleh HJ.AMNAL JAMILAH, S.Ag

MKNU tersebut selain dihadiri Ketua PW NU NTB, TGH. Taqiuddin Mansyur, juga dihadiri Rais Aam PBNU, KH. Miftahul Ahyar, dan para pengurus PB NU lainnya. Juga hadir Bupati Sumbawa, Husni Djibril. Pengurus Daerah Muhammadyah Sumbawa, Pengurus Daerah Nadhatul Wathan dan para ulama dan tokoh masyarakat lain, serta para peserta MKNU dan Pengurus PCNU Kabupaten Sumbawa.

Laporan Ketua Panitia MKNU ( Madrasah Kader Nahdlatul Ulama), Syukri Rahmat, S.Ag menyampaikan bahwa warga Nahdliyin di Sumbawa mempersiapkan diri untuk untuk melaksanakan kegiatan MKNU tersebut termasuk di dalamnya PMII dan GP ANSOR dan Banom Materi dalam MKNU mempunyai , dasar dan tujuan utama MKNU, relasi dan respon NU terhadap ideologi, relasi dan respon NU terhadap negara, NU dan pemberdayaan ekonomi, memperkuat dakwah NU melalui strategi media, arah cita-cita dan strategi perjuangan NU 2015-2020/2016-2030, pendalaman materi dari masing-masing dari tim narasumber, rencana tindak lanjut, itigosah dan pembaitan sekitar pukul 3 malam. Selain itu ada juga beberapa kegiatan yang diberi nama bersih-bersih masjid (BBM),sebagai objek dari program Indonesia bersih yang Insya Allah kami laksanakan di Masjid Al-Falah, Lempeh,dan sebagai pesertanya adalah pengurus masjid yang ada diwilayah kota Sumbawa Besar,mudah-mudahan apa yang diihtiarkan NU secara bersama-sama dapat terlaksana dengan baik di bawa bimbingan dan Ridho Allah subhanahuwataala, bahwa NU berkomitmen bersama pemerintah daerah siap membantu pembangunan di Tanah Samawa.dihadapan para hadirin bahwa warga NU sudah terbiasa hidup sulit.sebagai santri sudah biasa hidup di atas tikar jadi tidak ada sesuatu yang perlu dibesar-besarkan.dan keberadaan NU bersama Muhammadiyah dan NW maupun ormas islam yang lain tidak ada persoalan. semuanya bersinergi untuk melaksanakan proses pembinaan keumatan yang merupakan tanggung jawab bersama.

Sementara Ketua PCNU Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengajak seluruh pengurus dan warga nahdiyin untuk menjadikan acara Madrasah Kader Nahdlatul Ulama ini sebagai titik balik kebangkitan NU di Kabupaten Sumbawa. Kepada kader yang akan digembleng di Madrasah ini akan berada pada garda terdepan untuk mensyiarkan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan yang menjadi pilar Nahdlatul Ulama.

Para kader ini nanti yang akan melaksanakan tanggung jawab NU untuk meneguhkan ideologi Ahlussunnah Waljamaah dan para kader nanti akan melaksanakan tanggung jawab untuk meneguhkan keutuhan NKRI dan membendung upaya-upaya yang merongrong NKRI,beliau meyakini bahwa tanggung jawab itu akan mampu kita laksanakan di Kabupaten Sumbawa,secara tradisi warga Sumbawa itu adalah Nahdliyin,hanya saja selama ini pengorganisasiannya yang belum berjalan optimal, bahwa yang bertanggungjawab adalah pengurus cabang periode untuk melakukan revitalisasi terhadap peran organisasi NU.Sehingga bisa berkontribusi secara nyata dalam membangun masyarakat dan bangsa yang kita cintai ini. Ketua PW NU NTB, TGH. M. Taqiuddin Mansyur, dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa alasan ditunjuknya Sumbawa dan menjadi tuan rumah untuk kegiatan ini memang Sumbawa bukan sekedar ihtiar atau wacana dari sejarah perkembangan Islam di Indonesia, Sumbawa sudah termasuk bagian yang tidak terpisahkan dari NU atau Ahlussunah Waljamaah.

 

Baca Juga :


Ketua PWNU Provinsi NTB menyampaikan terimakasih kepada Bupati dan warga NU di Kabupaten Sumbawa dan seluruh PCNU se NTB yang dapat hadir menjadi peserta MKNU Bupati Sumbawa, H. M. Husni Djibril, B.Sc menyampaikan, keberadaan kader Nahdlatul Ulama (NU) di antaranya pelajar dan santri di tengah-tengah masyarakat selama ini mampu menjadi informal kader bagi masyarakat sekitarnya, para kader NU diharapkan bisa terus berperan nyata dalam pembangunan dengan membentuk sikap dan perilaku akhlakul karimah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Bahkan, para kader NU dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga eksistensi dan masa depan bangsa,terutama pada saat ini seiring maraknya gerakan radikalisme dan terorisme yang menghadirkan ancaman terhadap keutuhan bangsa dan negara,” terang Bupati.

Sebagaimana diketahui bersama bahwa NU telah menyatakan komitmen dan tekad untuk selalu istiqomah mengamalkan Keputusan Muktamar NU Situbondo tahun 1984 yang menegaskan kesetiaan terhadap NKRI, Pancasila dan UUD1945. Sehingga sebagai kader NU, pihaknya melihat para kader dan pelajar NU bisa turut serta membangun kawasan perdesaan, untuk mendukung pembangunan bagi peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat, dengan mengurangi kesenjangan antara desa dan kota. Dengan diselenggarakannya kegiatan ini diharapkan para kader NU di Kabupaten Sumbawa dapat memperteguh ideologi Ahlussunah Waljamaah sebagai sebuah pola pikir yang mengambil jalan tengah antara ekstrem aqli (rasionalis) dan ekstrem naqli (skripturalis) yang bersumber al-quran dan sunnah serta menggunakan kemampuan akal ditambah dengan realitas empirik (ijma dan qiyas). Kemudian, meneguhkan keutuhan negara kesatuan republik indonesia (nkri) untuk membendung upaya-upaya yang dapat merongrong keutuhan negara. Serta membangun gerakan kolektif yang diikat dengan ukhuwwah atau solidaritas yang kuat (al urwatul wutsqo) sebagai perekat gerakan yang dibangunatas dasar menguji kesamaan pandangan mengenai realitas dan apa yang harus dilakukan dan layak diperjuangkan bersama-sama. Berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan madrasah NU ini dengan baik,sehingga nantinya para kader NU mampu meningkatkan perannya dalam mendukung pembangunan daerah ini ke arah yang lebih maju lagi.__(Joko).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan