logoblog

Cari

Tutup Iklan

Menangani Perbedaan

Menangani Perbedaan

Mataram RENGGANIS,_Dalam perkembangan sejarah Agama selalu disertai dengan perbedaan penafsiran terhadap teks ajaran Agama, termasuk dalam Islam, sejarah penafsiran yang berbeda

Sosial & Keagamaan

KM. RENGGANIS
Oleh KM. RENGGANIS
18 November, 2017 22:27:46
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 3450 Kali

Mataram RENGGANIS,_Dalam perkembangan sejarah Agama selalu disertai dengan perbedaan penafsiran terhadap teks ajaran Agama, termasuk dalam Islam, sejarah penafsiran yang berbeda terdapat teks ajaran Agama tersebut sudah terjadi sejak awal perkembangan Islam, hal ini dipicu oleh perbedaan pandangan politik komunitas Islam yang melahirkan perbedaan penafsiran tersebut yang kemudian berkembang paham atau aliran, namum perbedaan penafsiran ini dapat ditolelir selama tidak bertentangan dengan dalil yang jelas dan disepakati oleh para Ulama.

Hal tersebut juga terjadi di Daerah Nusa Tenggara Barat akan penafsiran tentang ajaran Agama ini, sehingga ada sebagian umat yang salah penafsirannya menjadikan pelaksanaan tentang pemahaman ajaran Agamanya disalah gunakan atau dengan kata lain cara menjalankan perintah ajaran Agama tersebut tidak sesuai dengan Ajaran Agama semestinya sesuai dengan dalil yang ada.

Isu tentang timbulnya aliran/paham keagamaan bermasalah ini menjadikan Tim Pembimbing Syariah Kanwil Kementerian Agama melaksanakan tindak lanjut temu konsultasi penanganan dan identifikasi aliran/paham keagamaan yang bermasalah ke masing-masing Kabupaten Kota se Pulau Sumbawa dari tanggal 13 sampai dengan 17 November 2017.

Menurut Ida Suryati selaku Tim Temu Konsultasi menyampaikan dasar identifikasi paham, aliran dan gerakan keagamaan bermasalah ini adalah selain mencari dan mengetahui profil kelompok, juga mencari tau tentang media kelompok, anatomi paham aliran dan gerakan, ciri keanggotaan jamaah atau pengikut, tentang sumber keuangannya, tentang operasionalnya, dan yang sangat penting adalah rekam jejak bagi kelompok paham/aliran keagamaan ini.

“Namun bila perbedaan tersebut tidak berdasar dan mempunyai kecendrungan yang bermasalah yang dapat menimbulkan keresahan ditengah masyarakat, kami siap turun dalam bentuk pembinaan dan pendampingan dari semua pihak” tegas Ida Suryati saat temu konsultasi penanganan aliran/paham keagamaan yang bermasalah ini didepan Kepala Seksi Penyelenggara Syariah Kementerian Agama Kabupaten/Kota se Pulau Sumbawa.

 

Baca Juga :


Dalam temuan temu konsultasi ini, Ida Suryati menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada aliran/paham keagamaan yang signipikan, walaupun ada beberapa paham keagamaan yang ada saat ini masih dapat diyakinkan dalam pemahaman ajaran agamanya sesuai dengan Al-Qur’an dan dalil-dalil yang ada melalui pembinaan dan pendampingan terhadap kelompok paham keagamaan tersebut.

“Kegiatan ini sangat penting karena penanganan atas korban aliran dan gerakan keagamaan bermasalah harus segera dan intens untuk melakukan pembinaan, dan penanganan yang dilakukan Kementerian Agama sebagai institusi yang bertanggung jawab terus berupaya melakukan beberapa pendekatan kultural atau kearifan local” tutur H. Khairi Yasri disela-sela kegiatan temu konsultasi keagamaan bermasalah ini. LA



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan