logoblog

Cari

Tutup Iklan

Bimbingan Perkawinan Lingkup Kemenag Sumbawa

Bimbingan Perkawinan Lingkup Kemenag Sumbawa

Sumbawa Besar_ Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin yang dilaksanakan mulai

Sosial & Keagamaan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
21 November, 2017 06:59:48
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 2656 Kali

Sumbawa Besar_ Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa melalui Seksi Bimbingan Masyarakat Islam melaksanakan kegiatan Bimbingan Perkawinan bagi Calon Pengantin yang dilaksanakan mulai tanggal 20-21 November 2017 yang terbagi manjadi II angkatan dan dilaksanakan di Aula Kantor SKB Kecamatan Alas, masing-masing angkatan melaksanakan kegiatan selama dua hari kerja, angkatan pertama dipusatkan di Kecamatan Alas dan angkatan I dipusatkan Aula Kantor Kecamatan Alas.

Kepala Kemenag Sumbawa Drs.H.Sukri M.Si

Materi pada sesi pertama disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Drs.H.Sukri, MSi turut membawakan materi pada kegiatan tersebut dengan judul “Mengelola Dinamika Perkawinan dalam Keluarga” inti materi tersebut Kepala Kantor banyak membahas tentang Dinamika Perkawinan, perkawinan bukanlah hal yang statis, tetapi merupakan suatu yang dinamis karena memiliki banyak faktor dan dipengaruhi oleh proses yang terjadi.

Banyak perkawinan menjadi tidak harmonis atau bahkan gagal karena pasangan suami isteri tidak siap menjalani perannya dalam perkawinan bahkan tidak siap dengan berbagai tantangan yang datang silih berganti.

 

Baca Juga :


Kasi Bimas Islam H.Suryanto

Dan pada sesi kedua disampaikan oleh H.Suryanto, S.Ag dengan materi tentang mengelola konflik dan membangun ketahanan rumah tangga. Kursus calon pengantin (suscatin,) memberian bekal pengetahuan, pemahaman, dan keterampilan kepada calon pengantin tentang kehidupan rumah tangga, dalam waktu yang relatif singkat.

Suscatin bertujuan mewujudkan keluarga sakinah, waramah, dan mawaddah. Selain itu, mengurangi angka perselisihan, perceraian, dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Kementerian Agama akan menjadikan hal ini suatu kewajiban bagi setiap calon pengantin, walaupun selama ini program suscatin hanya menjadi kegiatan rutinitas saja. Tetapi dalam waktu dekat program itu akan menjadi wajib bagi calon pengantin._(joko).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan