logoblog

Cari

Tutup Iklan

Jaga Toleransi

Jaga Toleransi

“Alhamdulillah saya sudah bertugas hampir satu tahun di Mataram, saya masuk bulan maret 2017 lalu, pas juga bulan maret adanya ogoh-ogoh.saya

Sosial & Keagamaan

Kampung Media Karaya
Oleh Kampung Media Karaya
16 Maret, 2018 17:30:56
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 3655 Kali

“Alhamdulillah saya sudah bertugas hampir satu tahun di Mataram, saya masuk bulan maret 2017 lalu, pas juga bulan maret adanya ogoh-ogoh.saya sangat bahagis bisa bertatap muka dengan bapak-bapak. Saya sangat mengapresiasi laporan dari kapolsek pagutan yang dulu dinamakan Pospol atau polsek(Pos Polisi atau Polisi Sektor).Mulai januari 2017 sudah resmi jadi Polsek Pagutan. Kepada bapak-bapak kita minta dukungan semuanya karna tanpa dukungan bapak-bapak kita tidak ada pa-apanya”. Kata Kapolres Mataram AKBP Muhamad, S.Ik usai menjadi Khotib di Masjid Husnul Khotimah Kampung Karang Buaya Pagutan Mataram tadi siang. (16/3/2018)

Kata Muhammad, Alhamdulillah laporan dari Kapolsek Pagutan, khususnya di kampong karang buaya ini berjalan kondusif, toleransi antar umat beragama sangat baik , ini yang harus tetap kita ciptakan.

“Saat ini saudara kita umat hindu sedang melaksanakan ibadah Nyepi, mari kita jaga toleransi,”Lakundinuum waliyadin”Bagimu Agamamu dan bagiku agamaku, beribadah masing-masing,silahkan, kita jaga toleransi antar umat beragama”. Ujar Muhammad

Kata Muhammad Mari kita saling nasehat menasehati dalam kebaikan, saling mengingatkan jika ada teman atau saudara kita yang melanggar aturan, mari untuk diingatkan.

Muhammad berharap dalam pelaksanaan pilkada, walapun beda pilihan,beda partai politik bisa berjalan kondusif, siapapun yang terpilih itu kita dukung, jangan sampai ribut hanya gara-gara beda pilihan. Jangan seprti itu.

Menyinggung banyak tersebarnya berita Hoax atau bohong, kepada para jamaah dingatkan agar berhati-hati dengan berita bohong.

“Bapak-bapak pasti rata-rata punya handphone, anak-anak kita pasti handphone,hati-hati dengan berita bohong atau Hoax bisa melanggar UU Informasi. Karna dalam undang-undang informasi pasal 47 dan 45 mengatakan barang siapa membuat dan menyebrkan berita bohong akan dikenakan kurungan 6 tahun penjara dan denda maksimal 1 milyar rupiah.

 

Baca Juga :


Jempol Satu kali klik lebih bahaya dari pistol sambung Muahmmad, pistol hanya membunuh satu atau dua orang namun Satu Klik bisa membunuh banyak orang bahkan satu kampong, seperti di srilangka, negaranya hancur, itu akibat berita bohong atau Hoax.

Untuk itu Muhammad mengajak agar menjaga situasi tetap kondusif, kepada Kapolsek, Kamtibmas,Babinsa, lurah, camat, toga,toma dan lain sebagainya.siapa lagi yang akan menjaga kemanan dan ketertiban, kalau bukan kita.

Usai memberikan sambutan, Muhammad meyerahkan bingkisan kepada Pengulu dan Wakil Penghulu, Ketua Takmir Masjid, Merebot dan Kepala Lingkungan.

 

 



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan