logoblog

Cari

Tutup Iklan

Gelandangan dan Pengemis Subur di Dompu

Gelandangan dan Pengemis Subur di Dompu

Masalah kemiskinan harus diakui menjadi persoalan bagi semua Daerah yang di Indonesia. Tentunya ini berdampak pada munculnya gelandangan dan pengemis yang

Sosial & Keagamaan

KM Ncuhi Saneo Woja
Oleh KM Ncuhi Saneo Woja
18 Maret, 2018 14:43:18
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 2278 Kali

Masalah kemiskinan harus diakui menjadi persoalan bagi semua Daerah yang di Indonesia. Tentunya ini berdampak pada munculnya gelandangan dan pengemis yang kerjanya hanya meminta dan terus meminta. 

Di Kabupaten Dompu Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) gelandangan dan pengemis tumbuh subur bagiakan jamur. Setiap tahunnya, jumlah Gepeng terus bertambah. 

Gepeng di  Dompu dapat ditemukan dimana saja. Baik di pusat perbelanjaan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar, Lampu Merah, Lembaga Pemerintahan dan Pendidikan dan ruang publik lainnya. 

Setiap harinya para pengemis ini Door to Door ke rumah warga, juga ke gedung – gedung kantor pemerintahan. Diruang publik, dimanfaatkan oleh gelandangan salah satunya komunitas anak Punk sebagai tempat beristirahat, makan, mandi hingga tidur. 

Dinas Sosial di Daerah yang menaungi keberadaan gepeng ini, upaya nya pun tidak mampu menekan pertumbuhannya. Hanya saja Dinsos telah meengindentifikasi para gepeng yang nantinya akan diberikan jaminan hidup. 

 

Baca Juga :


"Melalui APBD tahun 2018 mereka akan diberikan jaminan hidup mereka," Kata Sekretaris Dinsos Kabupaten Dompu, Abdul Haris.

Sebagai catatan, gepeng di Dompu tidak semuanya berasal dari daerah setempat. Ada juga yang datang dari daerah-daerah lain seperti Lombok, Bima, Sumbawa hingga dari Pulau Jawa. []



 
KM Ncuhi Saneo Woja

KM Ncuhi Saneo Woja

Nama : Faruk alamat : Desa Saneo Kecamatan Woja Email : sapedampoka@gmail.com No HP : 085205235696 Hargailah orang yang menghargai orang, maka orang akan menghargai orang yang menghargai orang.

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan