logoblog

Cari

Tutup Iklan

Mensos Salurkan Bansos PKH di NTB

Mensos Salurkan Bansos PKH di NTB

Giri Menang-KM. Menteri Sosial RI, Idrus Marham menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial Pangan Beras Sejahtera (Rastra)

Sosial & Keagamaan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
16 April, 2018 07:44:44
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 408 Kali

Giri Menang-KM. Menteri Sosial RI, Idrus Marham menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial Pangan Beras Sejahtera (Rastra) di NTB. Secara Seremonial, penyaluran dilakukan di Gedung PSPM Mataram, Lombok Barat, NTB, Minggu (15/4/2018). Secara bergiliran bantuan diberikan oleh Kementerian Sosial RI, Pjs Bupati Lombok Barat H. L. Saswadi, Ketua DPRD, Lombok Barat, Imam Kafali, Kepala Dinas Sosial Lombok Barat, Hj. Ambaryati, Ketua DPRD Provinsi NTB, Isvie Rupaedah, Kepala Dinas Sosial NTB dan Wakapolda NTB, Tajudin, perwakilan Bulog dan pihak BRI. Dalam kesempatan itu juga, diberikan penghargaan bagi 10 siswa berprestasi dari keluarga penerima manfaat (KPM) PKH berupa tabungan.

Mensos melalui Dirjen Penanganan Fakir Miskin, Andi ZA Dulung mengatakan, total anggaran bantuan sosial yang disalurkan ke NTB mencapai Rp.1,239 triliun. Di mana semuanya langsung diterima penerima bantuan di rekening masing-masing. “Kita juga menjamin semua PKH mendapat rastra. Dan yang istimewa lagi, kalau rastra tahun lalu sebanyak 5 kg masih bayar, tahun ini 10 kg tanpa potongan alias gratis,” jelas Andi.

Berdasarkan data Kemensos, terdapat 325.320 keluarga penerima PKH dengan nominal bantuan Rp. 615.250.030.000 pada tahun 2018. Terdiri dari 321.727 keluarga PKH Reguler dengan nominal bantuan Rp. 608.064.030.000, kemudian sebanyak 1.985 keluarga PKH Disabilitas dengan nominal bantuan Rp. 3.970.000.000, dan 1.608 keluarga PKH Lanjut Usia dengan nominal bantuan Rp. 3.216.000.000. Sementara untuk rastra ada 473.049 keluarga dengan nominal Rp. 624.424.680.000.

PKH sendiri kata Andi, merupakan program pemerintah yang dilaksanakan sejak tahun 2007. Ini sebagai langkah percepatan penanggulangan kemiskinan sekaligus pengembangan kebijakan di bidang perlindungan sosial. Dengan demikian, diharapkan penerima manfaat dapat memiliki akses yang lebih baik untuk memanfaatkan pelayanan sosial dasar kesehatan, pendidikan, pangan dan gizi, termasuk menghilangkan kesenjangan sosial, keterberdayaan dan keterasingan sosial yang selama ini melekat pada diri warga miskin.

 

Baca Juga :


Pada saat yang sama, kemensos RI Idrus marham berharap, bantuan yang diberikan Kemensos juga dapat memotivasi keluarga untuk bisa berkembang. “Kalau bantuan dari Kemensos, ada Rp.1.2 triliun tiap tahun. Masih ada juga program-program yang kita berikan,” tegasnyaseraya menambahkan, pihaknya berharap bantuan yang diberikan ini juga ada bagian-bagian yang dapat memotivasi keluarga. Maksudnya, supaya mereka bisa mengembangkan usaha-usaha kecil.

Yang paling penting kata politisi dari partai Golkar ini, semua bantuan itu untuk difokuskan untuk pendidikan anak-anak. Harapannya supaya benar-benar dimanfaatkanuntuk pendidikan anak-anak, sehingga bisa tamat sekolah, ke depan bisa membantu membiayai keluarga. “Dari yang tadinya tidak mampu menjadi mampu dan mandiri,” ujar Idrus.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan