logoblog

Cari

Tutup Iklan

Jama'Ah Haji Gagal Sistem Dan Cadangan Lakukan Pelunasan BPIH Tahap 2

Jama'Ah Haji Gagal Sistem Dan Cadangan Lakukan Pelunasan BPIH Tahap 2

Mataram, KM_Jum’at, 25/05/2018 adalah hari terakhir batas pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap kedua. Pelunasan tahap kedua dibuka pada 16

Sosial & Keagamaan

Nurrosyidah Yusuf
Oleh Nurrosyidah Yusuf
26 Mei, 2018 22:03:41
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 2210 Kali

Mataram, KM_Jum’at, 25/05/2018 adalah hari terakhir batas pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) tahap kedua. Pelunasan tahap kedua dibuka pada 16 – 25 Mei 2018. BPIH untuk Embarkasi Lombok sebesar Rp.38.798.305,00 disetorkan ke rekening atas nama Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) pada Bank Penerima Setoran BPIH yang ditunjuk oleh BPKH. BPS – BPIH yang ditunjuk pemerintah seperti: BNI Syari’ah, BRI Syari’ah, dan Bank Syari’ah Mandiri.

Pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi Jama’ah Haji dengan kriteria sebagai berikut: 1). Mengalami kegagalan sistem pada pelunasan BPIH tahap kesatu; 2). Berstatus pernah berhaji yang  telah berusia 18 tahun atau sudah menikah; 3). Pengajuan penggabungan suami/isteri atau anak kandung/orang tua terpisah yang salah satunya telah melunasi di tahap satu; 4). Pengajuan lanjut usia minimal 75 tahun yang dapat disertai dengan 1 (satu) orang pendamping; 5). Cadangan yang berasal dari Jama’ah Haji yang berhak lunas tahun 1440 H/2019 M sebanyak 5%.  

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. NTB, H.M. Ali Fikri, S.Ag, MM memberikan keterangan, data rekapitulasi yang masuk pada aplikasi Siskohat (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB pada Jum’at, 25/05/2018, pukul 17.00 Wita menunjukkan secara detail dari 10 kab/kota se Prov. NTB.

Ada 26 orang calon jama’ah haji yang mengalami gagal sistem pada pelunasan BPIH tahap kesatu. Dari Kota Mataram ada 4 orang, Kab. Lombok Tengah ada 16 orang, Kab. Lombok Timur ada 3 orang, dan Kab. Bima ada  3 orang”, jelas Ali Fikri.

Selanjutnya, bagi calon jama’ah haji yang belum bisa melunasi BPIH sampai dengan batas akhir pelunasan BPIH maka akan diberikan kesempatan bagi cadangan sebesar 5% dari jumlah Calon Jama’ah Haji Reguler.

 

Baca Juga :


Kuota Jama’ah Haji untuk Prov. NTB tahun ini berjumlah 4476 orang dari 10 kab/kota se Prov. NTB. Sesuai dengan ketentuan, cadangan sebesar 5% dari jumlah Calon Jama’ah Haji reguler, sehingga jumlah cadangan untuk Prov. NTB yaitu sebanyak 224 orang jamaah”, tegas Ali Fikri yang dilantik sebagai Kepala Bidang PHU Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB ini  pada 28 November 2017 silam.

Data Jama’ah Haji cadangan dari 10 kab/kota se Prov. NTB pada aplikasi Siskohat Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, yakni: Kota Mataram sebanyak 63 orang, Kab. Lombok Tengah sebanyak 21 orang, Kab. Lombok Barat sebanyak 20 orang, Kab. Lombok Timur sebanyak 32 orang, Kab. Bima sebanyak 41 orang, Kab. Sumbawa sebanyak 24 orang, Kab. Dompu sebanyak 2 orang, Kota Bima sebanyak 9 orang, Kab. Sumbawa Barat sebanyak 8 orang, dan Kab. Lombok Utara sebanyak 4 orang.   (NR)      

 



 
Nurrosyidah Yusuf

Nurrosyidah Yusuf

Nurrosyidah Yusuf. Alamat: Jl. Seruni No.14 Lingkungan Saleko Kel. Sarae Kec. RasanaE Barat Kota Bima NTB. Email: rosyinurosyidah@yahoo.com. Facebook: Rosyi Nur Rosyidah. Twitter: @RoseNurrosyidah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan