logoblog

Cari

Tutup Iklan

Hasil Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2018

Hasil Rakernas Evaluasi Penyelenggaraan Haji 2018

Jakarta, KM_Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1439 H/2018 M telah selesai. Kementerian Agama menggelar Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji yang

Sosial & Keagamaan

Nurrosyidah Yusuf
Oleh Nurrosyidah Yusuf
07 Oktober, 2018 22:43:03
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 3689 Kali

Jakarta, KM_Penyelenggaraan ibadah haji tahun 1439 H/2018 M telah selesai. Kementerian Agama menggelar Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji yang bertujuan membedah dan menguraikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam pelaksanaan ibadah haji tahun 1439 H/2018 M serta membahas persiapan rencana pelaksanaan ibadah haji tahun berikutnya dengan menghasilkan catatan-catatan penting sebagai rekomendasi berwujud inovasi yang mengarah pada peningkatan kualitas pelaksanaan ibadah dan pelayanan terhadap Jama’ah Haji Indonesia.

Rakernas yang diikuti sebanyak 164 orang peserta yang berasal dari Kantor Wilayah Kemenag se-Indonesia, jajaran Ditjen PHU, dan para Kepala UPT Asrama Haji se- Indonesia dihelat selama 3 hari, 02/10 – 04/10/2018 di Hotel Merlynn Park Jakarta Pusat. Dengan mengusung tema “Syukuri Haji Dengan Terus Berinovasi”, Rakernas dihadiri oleh Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Dirjen Imigrasi Kemenkumham RI, Dirjen PHU (Penyelenggara Haji dan Umrah) Kemenag RI, Ketua Komisi VIII DPR RI, dan Kepala Biro HDI.

Keterangan salah seorang peserta Rakernas, Dr. H. Rusdi, Sekretaris FKAPHI (Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia) menjelaskan, Menteri Agama RI membuka secara resmi kegiatan. Dalam sambutannya Menag menyampaikan bahwa capaian yang diraih dari penyelenggaraan haji tahun 1439 H/2018 M diantaranya andil yang sangat besar berupa bantuan dan fasilitas dari pemerintah kerajaan Arab Saudi. Begitu juga tidak kalah pentingnya adalah kerja sama yang sangat baik dari Jama’ah Haji Indonesia.

Kerja sama yang baik dari Jama’ah Haji memiliki signifikasi yang sangat besar dibalik suksesnya penyelenggaraan haji Indonesia tahun ini. Jama’ah Haji Indonesia, lanjut Menag dengan ketaatan dan sikap disiplin serta kepatuhan menjalani regulasi yang dibuat Kemenag telah memberikan kontribusi atas kelancaran dan keberhasilan haji tahun ini. Koordinasi kerjasama sinergisitas antara sejumlah kementerian dan lembaga yang ada saat berada di tanah suci juga menjadi faktor suksesnya penyelenggaraan haji tahun 1439 H/2018 M.

Inti dari Rakernas adalah melakukan evaluasi terhadap 10 inovasi penyelenggaraan haji tahun 2018 dan merencanakan serta mempersiapkan 8 inovasi penyelenggaran haji yang akan dilaksanakan di tahun 2019. Beberapa inovasi baru yang akan dilakukan tahun 2019 antara lain terkait dengan Fast Track proses imigrasi pada 13 embarkasi di tanah air. Fast Track proses imigrasi tahun 2018 hanya diberlakukan di bandara Soekarno-Hatta Jakarta.

Selain akan memberikan kepastian kepada Jama’ah Haji terkait ketersedian tenda di Arafah dan Mina, juga penempatan Jama’ah di penginapan yang tidak jauh dari Masjid Nabawi. Inovasi tambahan lain yang akan dilakukan adalah sistem pelaporan berbasis digital.

Laporan Direktorat Jendral PHU Kemenag RI, Nizar Ali memaparkan, pembentukan Petugas Pertolongan Pertama pada Jama’ah Haji yang dikenal dengan P3JH (Pertolongan Pertama pada Jama’ah Haji) sangat efektif dirasakan manfaatnya oleh Jama'ah Haji Indonesia dan akan dikaji untuk ditingkatkan secara kualitatif dan kuantitatif. Masalah pengadaan petugas haji, di tahun 2019, rekrutmen petugas haji akan dimulai lebih awal dan semua akan terpusat di Kemenag.

Begitu pun pengkloteran Jama’ah akan disempurnakan, sistem sewa hotel akan diperbaiki, penempatan Jama’ah berbasis zonasi asal daerah sekaligus menu makan yang akan disesuaikan dengan daerah asal Jama’ah. Layanan kesehatan, peningkatan koper Jama’ah, pengembangan sistem pelaporan berbasis teknologi informasi, serta strategi manajemen krisis juga akan digarap serius oleh Kemenag.

Inspektur Jenderal Kemenag RI, Nur Kholis Setiawan dalam paparannya terkait Kepuasan Jama’ah Haji 2018 dalam materi Laporan Pemantauan Operasional Haji Tahun 1439 H/2018 M. Ada dua hal yang menjadi titik berat pemantauan operasional haji, yaitu unsur piranti dan unsur substansi Metode pemantauan melalui survey, pengamatan (observasi) langsung di lapangan, dan wawancara dengan teknik random sampling.

 

Baca Juga :


Dari total populasi Jama’ah Haji sebanyak 221.000 orang dengan jumlah sample ditentukan minimal 662 margin error 1% sesuai kaidah metodologi penelitian lanjutannya. Rentang nilai yang didapatkan saat survey Itjen 57% sampai dengan  100%.

Hasil pemantauan dihasilkan bervariasi dari penilaian kepuasan Jama’ah dari 698 sample dalam berbagai bidang layanan. Kepuasan Jama’ah atas layanan di Makkah dalam pembimbingan ibadah 57%, kepuasan layanan bus antar kota 65%, dan kepuasan layanan bus shalawat mencapai 70%. Sedangkan penilaian kepuasan persiapan haji tercatat 89%, layanan perlindungan haji 90%, dan pelaksanaan ibadah 95%. Sementara penilaian yang mencapai lebih dari 95% dibukukan pada pelayanan akomodasi Makkah 97%, dan katering Makkah 98%.

Penilaian kepuasan layanan puncak haji juga berada pada beberapa level dalam survey yang dilakukan kepada 703 orang. Kepuasan Jama’ah dengan operasional Mina hanya 68%, Arafah 83%, dan Muzdalifah 87%. Sedangkan kepuasan Jama’ah terhadap pelaksanaan ibadah di Mina 96%, Muzdalifah 98%, dan Arafah 100%.

Khusus pada pelayanan di Madinah, tim Inspektorat mendapatkan sampel 728 orang. Layanan transportasi mendapat nilai kepuasan 67%, nilai akomodasi 75%, persiapan ibadah 84%, pelaksanaan ibadah 94%, dan kepuasan Jama’ah haji khusus mencapai 94%.                               

Hasil Rakernas evaluasi ini tidak lepas dari peta masalah dan kendala implementasi 10 inovasi haji 2018 untuk membuat rekomendasi rencana aksi inovasi penyelenggaraan haji tahun 2019 mendatang.  (NR)

 



 
Nurrosyidah Yusuf

Nurrosyidah Yusuf

Nurrosyidah Yusuf. Alamat: Jl. Seruni No.14 Lingkungan Saleko Kel. Sarae Kec. RasanaE Barat Kota Bima NTB. Email: rosyinurosyidah@yahoo.com. Facebook: Rosyi Nur Rosyidah. Twitter: @RoseNurrosyidah

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan