logoblog

Cari

Tutup Iklan

Generasi Muda Adalah Penerus Bangsa

Generasi Muda Adalah Penerus Bangsa

Sumbawa Besar_ Kegiatan Rutinitas Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa Imtaq Jumat yang dilaksanakan setiap hari jum’at sebagai tanda bahwa ini merupakan

Sosial & Keagamaan

H.DJOKO PITOYO,S.SOS
Oleh H.DJOKO PITOYO,S.SOS
09 November, 2018 09:23:21
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 969 Kali

Sumbawa Besar_ Kegiatan Rutinitas Madrasah Aliyah Negeri 1 Sumbawa Imtaq Jumat yang dilaksanakan setiap hari jum’at sebagai tanda bahwa ini merupakan pembiasaan terhadap siswa siswi agar nantinya setelah tamat dari Madrasah siswa siswi terbiasa dan apabila masyarakat membutuhkan siswa siswi selalu siap tampil di masyarakat, Ceramah dengan judul “ Demam Korea “

Betti Julia Safitri kelas XII IPS 2

Diera globalisasi dan informatika dihadapkan banyak tantangan salah satunya adalah demam korea dan zaman sekarang bayak remaja remaja menidolakan artis korea, ada yang gila drakor,K-Pop Aya yang membuat kamu mengidolakan mereka, apakah karena tampan kalau hanya sekedar tampan nabi yusuf lebih tampan dari oppa koreamu, bahkan ada yang sampai teriris jarinya karena saking tampannya Nabi Yusuf , atau karena suaranya yang merdu, kalau hanya suara yang merdu , suara bilal lebih merdu dari pada oppa koreamu, apa pantas seorang muslimah mengidolakan seseorang yang dengan Allah pun dia tidak tau kamu rela menghabiskan waktu dan uangmu untuk sekedar menonton actor koreamu, karena biasanya tontonan akan menjadi tuntunan,seperti meniru gaya rambut,mode busana,pergaulan sampai dengan bahasa,bahkan sampai lali dalam melakukan ibadah.

Kesimpulan demam korea merupakakan bahaya batin bagi kita generasi muda ,karena bias merusak sendi sendi akhlag dan prinsip prinsip dalam agama serta leturnya kecintaan terhadap budaya sendiri, jangan lupa bahwa generasi kita adalah generasi penerus,oleh karena itu kita harus selektif dalam menyaring buday yang tidak sesuai syariat islam dan pandai dalam menintropeksi diri.

Sumiati S.Pdi

Sementara sambutan yang disampaikan Guru Mata pelajaran Akidah Akhlak Sumiati S.Pdi dalam kegiatan Imtaq belia juga menyampaikan arahan dan ceramahnya dengan judul “GENERASI MUDA ADALAH PENERUS BANGSA” ﴿ بِسْمِ اللهِ الرَّ ْحمَنِ الرَّحِيْمِ. اَلْحَمْدللهِ وَكَفٰى وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلىٰ النَّبِيِّ اْلمُصْطَفٰى وَعَلىٰ اٰلِهِ وَصَحْبِهِ اَهْلِ الصِّدْقِ وَاْلوَفىٰ. ﴿ اَمَّابَعْدُ ﴾ Masa muda adalah masa yang penuh dengan semangat,jalannya masih cepat,kulitnya mengkilat,senyumnya memikat,walaupun dipandang hanya sesaat.

 

Baca Juga :


Seorang pujangga dari Mesir yang bernama Syeh Mustofa Al-Ghayaini mengatakan dalam syairnya yaitu اِنَّ فىِ يَدِ السُّبَّانِ اَمْرَ اْلاُمَّةِ وَفىِ اَقْدَامِهَا حَيَاتَهَا “Sesungguhnya di tangan pemudalah letaknya suatu ummat, dan di kaki merekalah terdapat kehidupan ummat” Sebagai landasan awal marilah kita simak Surat An-Nisa Ayat 9 بِسۡمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحۡمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ وَلۡيَخۡشَ ٱلَّذِينَ لَوۡ تَرَكُواْ مِنۡ خَلۡفِهِمۡ ذُرِّيَّةٗ ضِعَٰفًا Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah

Mantan presiden kita Prof.Dr.ir.H.BJ Habibi pernah menyatakan dalam sebuah kesempatan,setidaknya ada lima kelemahan yang harus kita hindari yaitu: 1.Lemah harta 2.Lemah fisik 3.Lemah semangat hidup 4.Lemah ilmu 5.lemah akhlak Pada kesempatan kali ini saya akan membahas dua saja yaitu lemah ilmu dan lemah Akhlak, 1.lemah ilmu,kaitannya dengan ilmu Rasulullah saw bersabda طَلَبُ الْعِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ وَمُسْلِمَةٍ “Menuntut ilmu kewajiban bagi muslim laki-laki dan perempuan”

Dalam menuntut ilmu sebagai generasi muda harus memiliki kiat yaitu” pacar” maksudnya adalah pacu cara belajar,apalagi pada masa era globalisasi dan informasi sekarang ini terlalu banyak rintangan dan halangan. 2.Lemah Akhlak Kaitannya dengan akhlak ini ibu bahas tentang akhlak berpakaian ,Agama Islam sudah memberikan rambu-rambu dalam berpakaian ,terutama untuk kaum hawa,yaitu QS Al-Ahzab ayat 59 يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّبِيُّ قُل لِّأَزۡوَٰجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَآءِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ يُدۡنِينَ عَلَيۡهِنَّ مِن جَلَٰبِيبِهِنَّۚ ذَٰلِكَ أَدۡنَىٰٓ أَن يُعۡرَفۡنَ فَلَا يُؤۡذَيۡنَۗ وَكَانَ ٱللَّهُ غَفُورٗا رَّحِيمٗا Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka".

Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.[]



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright 2008 - 2018 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan