logoblog

Cari

Bupati Lombok Barat Buka Pelatihan Imam Dan Khatib

Bupati Lombok Barat Buka Pelatihan Imam Dan Khatib

Giri Menang – KM. Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid membuka secara resmi acara Pelatihan Imam dan Khatib tahun 2018.

Sosial & Keagamaan

Pangkat Ali
Oleh Pangkat Ali
13 November, 2018 10:04:12
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 3689 Kali

Giri Menang – KM. Bupati Lombok Barat (Lobar) H Fauzan Khalid membuka secara resmi acara Pelatihan Imam dan Khatib tahun 2018. Kegiatan ini diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lobar bertempat di Aula Kantor Kemenag Lobar, Senin (12/11) kemarin.

Ketua MUI Lobar, TGH. Abdullah Mustafa menjelaskan, saat ini masih banyak pesan dalam khotib yang tidak tersampaikan kepada jamaah. Apalagi yang berkhotbah memakai bahasa Arab, terkadang yang khatib maupun jamaah sama-sama tidak mengerti isi khutbah yang disampaikan. "Untuk itu perlu terus ditingkatkan kapasitas imam dan khatib," ujarnya.

Meski demikian, dia bersyukur, saat ini sudah banyak generasi muda yang sudah sekolah dan ikut aktif dalam kegiatan jumatan. "Syukurlah sudah banyak generasi muda yang selama ini kurang ambil bagian dalam aktivitas jumatan, sekarang sudah mulai aktif. Terutama yang sudah sekolah di Madrasah," jelasnya.

Terkait pelatihan imam dan khatib ini, Bupati Lobar, Fauzan Khalid meminta agar kegiatan ini kedepannya memakai sistem zonase. Hal ini dimaksudkan agar semakin banyak da'i yang bisa ikut pelatihan ini. "Para da'i kita sangat banyak. Kedepannya hendaknya memakai zonase. Kalau bisa dibagi tiga, Utara, Tengah dan Selatan," pintanya.

Kepada para peserta, Bupati juga berpesan agar dalam berkhutbah, sang khatib mengisinya dengan materi yang sesuai dengan konteks kekinian. Termasuk juga bahasa yang dipakai Khotib hendaknya menyesuaikan dengan tingkat intelektual masyarakat. "Khotbah di kampung jangan banyak pakai istilah bahasa Inggris dan Arab. Orang Ndak ngerti. Jadi, sesuaikan dengan kondisi," ujarnya.

Masih terkait materi khutbah, Bupati minta agar salah satu materinya berupa bahaya hoax. Materi ini menurutnya sangat penting agar jangan sampai masyarakat terlalu cepat percaya dan jangan ikut jadi bagian hoax. Sebab banyak konflik di masyarakat yang berawal dari hoax.

Dia juga mengingatkan, bahwa hoax di media social (medsos) lebih berbahaya dari sekedar hoax dalam bentuk kata-kata lisan. Kalau sekedar kata-kata, mungkin cepat bisa dilupakan. Tapi kalau sudah masuk media sosial, sampai 100 tahun pun akan bisa dibuka. "Bayangkan bagaimana besar dosanya orang yang memfitnah dan menggibah lewat media sosial. Saya harap tuan guru bisa jadi bagian dalam menghilangkan hoax ini," pintanya.

Yang tak kalah pentingnya, Fauzan juga mengingatkan para khatib terkait gaya, baik gaya tubuh maupun gaya bicara. Ini sangat penting diperhatikan, agar jamaah tidak mengantuk saat Khatib berkhutbah.

 

Baca Juga :


Di tempat yang sama, Sekretaris Umum MUI Lobar, Ustad Marliadi, S.Ag, MA menjelaskan, tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kualitas imam dan khatib. Selain itu ditujukan pula guna menyatukan persepsi tentang ke-NKRI-an dalam prinsip kehidupan.

Khotib dan mubaligh, lanjutnya, merupakan sosok yang mencerdaskan umat. Oleh karena itu diharapkan mereka tidak larut dan hanyut dalam euphoria terkait demokrasi akhir-akhir ini.

"Kita tetap berkomitmen menjadikan khatib dan mubalig sebagai pencerah umat dalam mencintai negara," katanya.

Kedepannya, Marliadi berencana, selain pelatihan bagi mubaligh, tapi juga memberikan pelatihan untuk mubalighah. "Saat ini kita sangat minim dai perempuan. Ini juga harus disentuh karena mereka punya komunitas yang besar juga," katanya.

Untuk itu dia mengharap support dari Pemkab Lobar. Bahkan tidak hanya itu, dia juga berharap, MUI harus ada di semua kegiatan Pemkab. Misalnya di sektor pariwisata, karena saat ini ada program wisata halal, maka MUI juga harus hadir mengambil peran. "Begitu pula dengan sektor lainnya seperti kesehatan, kehutanan dan lainnya," jelas pimpinan Ponpes Tarbiyah Ikhlas Jembatan Kembar Timur ini.



 
Pangkat Ali

Pangkat Ali

Save Our Gumi Paer...LOMBOK Lalu Pangkat Ali, kesehariannya sebagai ASN -Pejabat Fungsional Pranata Humas Permkab.Lobar. Tinggal di Desa Kopang-Lombok Tengah. CP & WA: 081907941070. Fb: Fotografer Kopang & Eliza Agniya

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan