logoblog

Cari

Jadi Tuan Rumah Olimpiade Pecinta Qur’an, Lombok Mulai Bangkit Kembali

Jadi Tuan Rumah Olimpiade Pecinta Qur’an, Lombok Mulai Bangkit Kembali

Olimpiade Pecinta Qur’an (OPQ) kembali diselenggarakan. Kali ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Kota Mataram, Lombok, dipercaya menjadi tuan rumah.

Sosial & Keagamaan

Putri Arifatul Fajriyah
Oleh Putri Arifatul Fajriyah
15 November, 2018 15:33:32
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 7956 Kali

Olimpiade Pecinta Qur’an (OPQ) kembali diselenggarakan. Kali ini, Provinsi Nusa Tenggara Barat, tepatnya di Kota Mataram, Lombok, dipercaya menjadi tuan rumah. Kegiatan ini merupakan kegiatan ke dua yang diselenggarakan oleh Komunitas One Day One Juz (ODOJ) setelah pelaksanaan OPQ pertama di Provinsi Jawa Barat. OPQ ke-2 yang diselenggarakan pada 15 hingga 18 November ini mengangkat tema “Tradisikan Tilawah, Bangun Negeri dengan Qur’an”. Terdapat 155 peserta terpilih yang berasal dari 22 Provinsi di Indonesia, dan juga terdapat peserta perwakilan dari Mesir yang mengikuti OPQ kali ini. Adapun Grand Opening OPQ ke-2 diselenggarakan di Islamic Center Kota Mataram.

Ustad Bakat Setiaji, selaku Ketua Umum Komunitas ODOJ  memberikan sambutannya saat acara Grand Opening. Menurutnya, kegiatan OPQ ini diharapkan mampu menjadi momentum baru sebagai bagian dari pembangkitan Lombok yang sedang tertimpa musibah.

“Mudah-mudahan Lombok bisa bangkit bersama pecinta Qur’an,” harapnya.

Selain Ustad Bakat Setiaji, Ustad Akhyar Rosyidi selaku Ketua Pelaksana OPQ ke-2 pun turut memberikan sambutan di awal Grand Opening. Pada akhir acara, Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Ir. H. Rosiyadi Husaeni, membuka secara resmi kegiatan OPQ ke-2 mewakili Gubernur Provinsi NTB yang saat itu sedang berhalangan hadir.

Terdapat hal menarik dari pelaksanaan OPQ kali ini. Selain karena NTB menjadi tuan rumah hanya berselang kurang lebih dua bulan setelah peristiwa gempa bumi bulan Agustus lalu, salah satu provinsi yang turut serta dalam olimpiade ini adalah Provinsi Sulawesi Tengah, yang juga sempat ditimpa musibah bencana alam gempa bumi, tepatnya di Kota Palu.

 

Baca Juga :


Gusti, salah satu pengurus daerah Komunitas ODOJ kota Palu menyampaikan rasa bangganya bisa membawa 7 peserta MTQ ke dalam olimpiade ini, meski dengan kondisi daerahnya yang saat ini sedang dalam proses pemulihan. Menurut Gusti, di mana pun mereka berada, Allah akan menjaga mereka.

“Soal musibah itu kan kita gak bisa tolak. Di mana pun kita, apa pun yang kita lakukan, kalau memang Allah sudah takdirkan, insya Allah itu terjadi sama kita. Cuma kita mikirnya kita ke sini bawa Al-Qur’an, dan kita datang ke arah kebaikan, “  ucap wanita kelahiran Kotaraya, 7 Agustus 1991, yang saat ini mengajar di salah satu Pondok Pesantren di Sulawesi Tengah.

Kegiatan OPQ ini diharapkan mampu membangkitkan semangat seluruh masyarakat daerah yang ikut serta, sehingga meski sedang tertimpa musibah, mereka tetap memiliki tekad kuat untuk mengejar kebaikan.



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan