logoblog

Cari

IPNW Dalam Tinjauan Historis

IPNW Dalam Tinjauan Historis

KM. PELANGI RINJANI MENGENAL IKATAN PELAJAR NAHDLATUL WTHAN (IPNW)   Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) adalah salah satu Organisasi

Sosial & Keagamaan

KM. Pelangi Rinjani
Oleh KM. Pelangi Rinjani
26 November, 2018 15:47:55
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 10268 Kali

KM. PELANGI RINJANI

  1. MENGENAL IKATAN PELAJAR NAHDLATUL WTHAN (IPNW)

Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) adalah salah satu Organisasi badan otonom Nahdlatul Wathan yang didirikan oleh seorang ulama Karismatik dan satu - satunya Pahlawan Nasional dari provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu TG.KH Muhammad Zainuddin Abdul Majid pada tanggal 19 Februari 1960 di Pancor Lombok Timur.

Dengan tujuan di dirikan yaitu :

  1. Menghimpun dan Mengkordinir para Pelajar Nahdlatul Wathan yang menjadi penerus NW di masa depan.
  2. Membina dan Menyiapkan kader NW yang Beriman dan Bertakwa.
  3. Mencetak kader – kader yang kreatif dan dinamis.
  4. Kader yang Yakin, Ikhlas, dan Istiqomah.

Eksistensi Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan memiliki peranan yang sangat pital dalam membantu perjuangan Nahdlatul Wathan dalam rangka I’laikalimatillah Waizul Islam Wal Muslimin atau meninggikan kalimat Allah dan kejayaan islam dan kaum muslimin.

Karena kecintaan beliau terhadap Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan dan peranannya yang tak kalah pentinnya dengan badan otonom NW yang lain, sehingga secara tersurat TG.KH.Muhammad Zainuddin Abdul Majid menuangkan dalam bait  wasiat belau yang mengatakan :

Buka Madrasah Desa dan Dasan

Agar Tersebar Ajaran Tuhan

Ikatan Pelajar PG Aktifkan

Himmah Pemuda Terus Tonjolkan  

Pada Wasiat beliau terdapat pada baris ke- tiga bait ke- dua beliau menyebutkan Ikatan Pelajar PG Aktifkan. Ini membuktikan kecintaan beliau dan pentingnya Ikatan Pelajar sebagai wadah perjuangan serta terus menerus diaktifkan, wadah tesebut sebagi wadah untuk memperjuangkan islam. Sejak didirikannya di Pancor Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan sampai tahun 1997 disetiap Cabang dan Komisariat aktif secara normal, namun stelah tahun 1997 Iktaan Pelajar Nahdlatul Wathan berjalan tidak nomal akibat gejolak di tubuh organsasi Nahdlatul Wathan yang semakin meruncing setelah kesalah pahaman yang terjadi pada Muktamar yang Ke- 10 di Peraya Lombok Tengah. Kesalah pahaman terus berlanjut sehingga menimbulkan gejolak yang sangat luar biasa yang dikenal dengan peristiwa Pancor Kelabu. Sejak saat itu badan – badan Otonom Anderbow Nahdlatul Wathan kocar kacir seolah – olah kehilangan induknya dan khusunya Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan. Dengan kondisi yang kian mencekam, maka untuk menyelamatkan Organisasi Nahdlatul Wathan pusat kegiatan Organisasi Nahdlatul Wathan dipindahkan ke desa Kalijaga Kecamatan Aikmel Lombok Timur. Setelah perpindahan pusat Organisasi Nahdlatul Wathan inilah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan sebaga Andrbow dari Organisasi Nahdlatul Wthan mulai berbenah sedikit demi sedikit, namun dalam kondisi induk organisasi yang tidak setabil menyebabkan hanya beberapa Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan, disetiap Kecamatan yang membawa lebel Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan, yang lainya membawa lebel sesuai dengan kesepakatan dari Himpunan di Kecamatan mereka masing – masing seperti, HPM, IKPM, FKPM, HIMPELMANAWAKA dan lain sebagainya. Setelah kurang lebih dua tahu di Kalijaga pusat kegiatan Orgainisasi Nahdlatul Wathan pun kembali pindah ke Anjani Kecamatan Suralaga Lombok Timur. Sampai di Anjani pun nama Ikatan Pelajar di setiap cabang atau tiap Kecamatan belum mendapatkan titik Keseragaman . Pasca di Kalijaga sampai perpindahan ke Anjani hanya pimpinan Pusat dan beberapa gelintir Cabang yang berlebel Ikatan elajar Nahdlatul Wathan yang aktif.

B. PIMPINAN DAERAH IKATAN PELAJAR NAHDLATUL WATHAN TERBENTUK

 

Baca Juga :


Setelah kepengurusan Pimpinan daerah ketika masih di Pancor tidak befungsi setelah peristiwa Pancor Kelabu sejak saat itu kepengurusan Pimpinan Daeah total tidak berfungsi dan tidak terurus. Dengan kondisi yang demikian sehingga tahun 2010 para Pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STMIK NW Anjani pada saat itu  seperti : Samsuriadi (Jrowaru), Turmawazi (Suralaga), Hamzani (Sakra Barat), Sapardi (Sajang Sembalun), Zainuddin (Sumbawa Barat), Sudi Hartono (Sambalia) dan Pengurus BEM STMIK NW Anjani lainya Sebagai tim Karakteker pembentukan Pimpinan Daerah Kkatan Pelajar Nahdlatul Wathan Kabupaten Lombok Timur, sehingga menghasilkan keputusan bahwa akan mengundang seluruh perwakilan Cabang atau Kecamatan se Lombok Timur dan Hasil akhirnya seluruh perwakilan mendukung terbentuknya Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Lombok Timur, sehingga terbentuk Panitia Musawarah Daerah Pertama (MUSDA I). Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan terbentuk dan Musda Pertama pun di laksanakan yang bertempat di gedung STMIK NW Anjani Lantai II, dengan peserta Musda Pertama seluruh Perwakilan Kecamatan Se Lombok Timur, dalam Musda Pertama tersebut terpilih sebagai Ketua Umum: Hamzani ( Sakra Barat), dan Sekretaris Umum: Sapardi (Sajang sembalun), dengan Bendahara Umum: Sahuti, QH. (Jrowaru), sehinga terbentuklah Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Kabupaten Lombok Timur masa bakti 2010/2012.

Dengan masa kerja 3 tahun yang dilantik langsung oleh Ummuna Pengurus Besar Nahdlatul Wathan di aula Ponpes Syaikh Zainuddin NW Anjani. Setelah terbentuknya Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Lombok Timur dan atas Instruksi Ummi Hj. Siti Raihanun Zainuddin Abdul Majid, serta merupakan Program Kerja Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Kabupaten Lombok Timur, bahwa semua perkumpulan di masing – masing kecamatan agar merubal lebel menjadi Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW) dengan tujuan keseragaman nama. kaitanny dengan Instruksi tersebut maka Pimpinan Daerah mengundang seluruh perwakilan Kecamatan yang lebel berbeda tersebut dengan lebel IPNW kemudian disepakati dan alhamdulilah menemukan titik keseragaman dengan nama Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan di setiap Kecamatan. Setelah terbentuknya pimpinan daerah Lombok Timur maka Kabupaten – Kabupaten lain pun mulai terbentuk seperti : Pimpinan Derah Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Barat , Lombok Utara, Sumbawa dan sebagainya.

C. PIMPINAN WILAYAH IKATAN PELAJAR NAHDLATUL WATHAN TERBENTUK

Setelah Pimpinan Daerah terbentuk maka para Pimpinan Daerah merasa tidak ada yang mengkordinir ditingkat Wilayah sehingga Para pengurus pimpinan daerah setap mau  Koordinasi langsung loncat ke pimpinan pusat, yang Pinpinan Pusatnya saat itu Sahnam, QH, SH. Dengan kondisi seperti ini maka pada tahun 2014, para Perwakilan Pimpinan Daerah

Se Nusa Tenggara Barat bermusyawarah dan di sepakati sebagai Ketua tim Karakteker pembentukan Pimpinan Wilayah Pertama saudara Sapardi, QH., S.Pd (Sajang sembalun), kemudian membentuk Panitia Musawarah Wilayah Pertama (MUSWIL I) dengan Ketua Panitia di sepakati saudara Sudi Hartono, QH, S.Kom (Sambelia).

Selanjutnya Panitia mengundang seluruh perwakilan pimpinan Darah Se Nusa Tenggara Barat, dalam Musyawarah Wilayah Pertama (MUSWIL I) Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan Provinsi Nusa Tenggara Barat, terpilih sebagai Ketua Umum: M. Nur Arofah, QH, S.Pd,. SH.I  Sekretaris Umum: M. Ari Irawan, QH., S.Sy dan Bendahara Umum: Sapardi, QH., S.Pd Lalu kemudian di lantik oleh Sekjen PB NW : Dr. Lalu Muhyi Abidin, MA dan alhamdulilah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan terus eksis sampai saat ini tiada lain dan tiada bukan berkat izin Allah SWT.

Apenks.

  



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan