logoblog

Cari

Bumikan Alquran Di Tanah Anorawi

Bumikan Alquran Di Tanah Anorawi

Sumbawa Barat. Diskominfo – Sejak awal terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) nilai-nilai keagamaan terus ditumbuh kembangkan. Keinginan pemerintah KSB untuk membumikan

Sosial & Keagamaan

Feryal Mukmin Pertama
Oleh Feryal Mukmin Pertama
16 Mei, 2019 10:36:56
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 731 Kali

Sumbawa Barat. Diskominfo – Sejak awal terbentuknya Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) nilai-nilai keagamaan terus ditumbuh kembangkan. Keinginan pemerintah KSB untuk membumikan Al-Quran bukan hanya slogan semata. Hal ini dibuktikan dengan adanya program Tuntas Baca Al-Quran (TBA) dan Gema Mengaji bagi lansia dan Paratur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Daerah Kab. Sumbawa Barat.

Untuk menyukseskan kegiatan keagamaan tersebut Pemerintah Daerah KSB telah mengeluarkan Peraturan Bupati Nomor 22 tahun 2016 tentang Gema Mengaji sebagai dasar hukum dalam pelaksanaannya.

Adapun salah satu agenda keagamaan yang yang dinahkodai oleh tim penggerak PKK yaitu Tuntas Baca Al-Quran (TBA) yang  diinisiasi pada bulan Agustus  tahun 2016 dan diperuntukkan bagi  usia lanjut dengan target  5000 peserta telah dilaksanakan dengan baik. Sejauh ini target yang sudah dicapai sebanyak kurang lebih 4700 dari 5000 target yang telah di tentukan selama masa periode Bupati W.Musyafirin.

Ditemui pada agenda safari Ramadan di Masjid Baiturrahman Desa Meraran Kecamatan Seteluk, Rabu (15/5/2019), Hj. Hanifah W.Musyafirin, selaku ketua Tim PKK menjelaskan “Dengan suksesnya program terhadap lansia tersebut kini Tim PKK merambah usia produktif (Ibu-ibu Milenial) dan tahun ini Tim PKK akan  memberikan Al-Quran gratis kepada masyarakat sebanyak 1000 eksemplar Al-Quran”.

 

Baca Juga :


Hanifah juga menambahkan “Dalam pelaksanaannya Tim Penggerak PKK akan turun ke semua desa dan mengunjungi masjid-masjid yang ada di Desa untuk membagikan Al-Quran secara langsung sehingga  kegiatan dapat berjalan dengan optimal. Ia kepada masyarakat untuk selalu membumikan Al-Quran dan melanjutkan kegiatan keagamaan lainnya seperti kajian-kajian di majelis ta’lim.

Sejauh ini timbal balik dari masyarakat terhadap pemerintah daerah adalah  mereka senang dan mensuport karena sebelumnya mereka yang bisa mengaji namun jarang menyentuh Al-Quran sekarang dapat mengasah kembali kemampuan yang ada sebelumnya. (Feryal/tifa/ika).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan