logoblog

Cari

Mencintai Anak Yatim Sama Seperti Mencintai Rosulullah

Mencintai Anak Yatim Sama Seperti Mencintai Rosulullah

Mencintai anak yatim sama seperti kita mencintai baginda Rosulullah SAW. Apapun keadaan kita, jangan sampai mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan, karena

Sosial & Keagamaan

Suparman
Oleh Suparman
20 Mei, 2019 02:24:29
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 2890 Kali

Mencintai anak yatim sama seperti kita mencintai baginda Rosulullah SAW. Apapun keadaan kita, jangan sampai mereka tidak bisa melanjutkan pendidikan, karena mereka adalah generasi yang harus diberi perhatian yang adil.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah saat memberikan santunan  kepada 1000 anak yatim dan kaum dhu'afa di pendopo Gubernur NTB, Sabtu (18/05). 

Doktor Zul mengatakan bahwa anak-anak yatim dan dhuafa di NTB harus mengenyam pendidikan dengan baik sesuai dengan tingkatan umurnya tanpa ada yang  terlantar pendidikannya "kita sangat berharap agar mereka mendapatkan pendidikan dengan baik," harap gubernur.

Menurut gubernur, Mereka adalah generasi yang harus diperhatikan kehidupannya, sebagaimana Islam menagajarkan dan menetapkan hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh pemerintah dan masyarakat luas. 

"Mudah-mudahan apapun keadaan kita, anak-anak yatim dan Dhuafah sebagai generasi yang harus diperhatikan. Semoga ke depan kita tetap mengasihi mereka sebagai anak kandung sendiri dan peduli kepada mereka merupakan amalan yang mendapatkan syafaat dari Rosulullah SAW," tegas Dr. Zul.

Ketua Umum Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini, bekerjasama dengan Baznas Provinsi NTB, Dinas Sosial Prov. NTB dan Lombok Post ini sebagai salah satu rangkaian kegiatan di Bulan Peduli Sosial. 

Hj. Niken menyampaikan terima kasih tak terhingga kepada para donatur atas kedermawanannya, juga kepada Baznas NTB atas segala bantuan yang diberikan. 

 

Baca Juga :


"Kami ucapkan terima kasih kepada donatur dan Baznas NTB atas bantuannya, semoga Allah memberi kita keluangan waktu dan rezeki, sehingga kita bisa memberi perhatian dan sebagian rezeki bagi anak-anak yang membutuhkan," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua I Basnas NTB, Drs TGH Munajib Khalid menjelaskan tahun ini Baznas juga bekerjasama dengan Unilever, untuk mengadakan berbuka bersama di lokasi korban gempa dengan total 1800 orang, yang terbagi di kabupaten Lombok Utara 900 orang dan kabupaten Lombok Barat 900 orang. 

"Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik dan lancar," harapnya.

Kegiatan santunan ini melibatkan 64 panti asuhan, dengan total 1000 anak yatim dan kaum dhu'afa.Adapun penyerahan santunan secara simbolis, dilakukan oleh LKSA Kota Mataram dan LKSA Kabupaten Lombok Barat kepada perwakilan panti asuhan/anak yatim. (Sumber humas, Man- Tim Media).



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan