logoblog

Cari

Gawe Musim Kembalit Segera Digelar

 Gawe Musim Kembalit Segera Digelar

KM Songak, sore jum’at 28 Juni 2019 puluhan tokoh dari Paguyuban pemuda sekecamatan sakra berkumpul di aula kantor camat Sakra, berkumpulnya

Sosial & Keagamaan

Efoel Avicenna
Oleh Efoel Avicenna
29 Juni, 2019 18:25:44
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 6103 Kali

KM Songak, sore jum’at 28 Juni 2019 puluhan tokoh dari Paguyuban pemuda sekecamatan sakra berkumpul di aula kantor camat Sakra, berkumpulnya pemuda ini untuk membahas perhelatan besar yang akan dilaksanakan pada bulan agustus mendatang. Pegelaran acara yang ini akan diadakan pada tanggal 19-24 agustus ini akan berpusat di lapangan Gora Sakra dan akan dirangkaikan dengan berbagai macam acara yang akan memberikan warna pagelaran ini.

Menurut Lalu Ayat selaku ketua panitia mengatakan bahwa “pagelaran gawe musim kembalit bukan hanya pagelaran biasa namun diharapkan mampu memberikan pesan positif masyarakat luas. Pagelaran Gawe Musim Kembalit ini akan melibatkan 12 Desa sebagai tuan rumah sekaligus juga sebagai peserta. Pagelaran yang akan diadakan pada bulan Agustus mendatang bertajuk Gawe Musim Kembalit”.

Senada dengan ucapan camat Sakra, Bapak Lalu Putra, S.Sos., M.AP mengatakan “saya selaku camat Sakra menyambut baik rencana perhelatan acara ini, kegiatan ini kita laksanakan bukan sekedar untuk menghadirkan keramaian ditengah masyarakat akan tetapi kita harus terbiasa berfikir lebih dari itu, harus mampu menyentuh aspek sosial, ekonomi dan budaya masyarakat lebih khusus masyarakat yang berada di kecamatan Sakra”.

Kecamatan Sakra adalah salah satu wiayah kecamatan yang memiliki banyak sekali peninggalan-peninggalan benda-benda bersejarah, sampai dengan tradisi yang sampai saat ini bisa kita saksikan. Miq Putra panggilan camat Sakra ini menyebutkan misalnya Desa Songak mempunyai Masjid Tua dan makam bahkan sampai dengan tradisi-tradisi leluhur masih dilaksanakan. Di Desa Sakra masih ada Makam Ali Batu, Lingkok Dewed an banyak sekali situs yang ada di Desa Sakra ini. Kemudian di Desa Sakra selatan juga mempunyai lingkok yang sampai sekarang masih dipercayai menjadi pengobat bagi anak-anak yang masih kencing ketika tidur. Desa Suwangi memiliki makam Segampang, Suwangi Timur memiliki makam kenaot atau banyak orang mengatakan itu adalah makam raja proadadi. Bukan hanya peninggalan bentuk sejarah tapi di 12 Desa kecamatan sakra ini juga banyak yang memiliki kerajinan-kerajinan yang bisa mendatangkan nilai ekonomis.

Acara yang pertama kalinya dilaksanakan di Kecamatan Sakra ini, bukan berarti nihil akan nilai filosofis atau makna. Menurut sebutan Miq Putra, disela-sela perbincangannya dengan Pemuda Sakra menjelaskan seacara terperinci dan sfilosofis dari gawe musim kembalit, beliau mengatakan bahwa “kenapa kita mengangkat musim kembalit, dalam satu tahun terdapat satu musim pasca tanam, masa itu disbut dengan musim kembalit atau pergantian musim. Dalam masa inilah masyarakat sasak pada umumnya melakukan aktivitas social seperti silaturrohim, Roah, Gawe, Pengerjaan Bale Bliq dan lainnya, jikakalau kita sederhanakan maka musim kembalit adalah satu nama yang syarat dengan pesan sosial dan moral”. Pungkasnya.

Melihat penjelasan diatas bahwa kita akan semakin yakin akan betapa kayanya suku sasak dengan tradisi-tradisi yang mengandung pesan moral, bahkan sejarah-sejarah dan penggalan di Sakra ini pasti kia akan dengar ketika pembcaan naskah babad atau pembacaan lontar. Makanya dalam pelaksanaan ini dilaksanakan dibulan agustus yang merupakan hari kemerdekaan dan juga sebagai pesan bahwa kita suku sasak dengan berbagai macam tradisi dan benda-benda sejarah kita menjadi salah satu masyarakat yang merdeka, maka penting ada sebuah acara sebagai salah satu pesan moral bahwa kita memiliki peradaban dan kesejarahan yang panjang dan tugas kita untuk menjaga serta mengemabngkannya. Karena harus kita akui pesan moral dari kesejarahan didalam suku sasak ini sudah sedikit luntur diinfiltrasi oleh zaman.

 

Baca Juga :


“Gawe Musim Kembalit ini juga akan dirangkaikan dengan pemasaran kerajinan dari 12 Desa yang ada di kecamatan sakra, karena data dari PKH dikecamatan Sakra banyak kerajinan dan memiliki 5.000 UMKM, maka acara ini juga sebagai ruang untung memasarkan ekonomi masyarakat dan dari panitia akan mengundang 5.000 UMKM tersebut untu berkumpul dan memasarkan usaha mereka. Selain itu juga aka nada 1000 penari yang akan mengisi acara yang sekarang sudah dipersiapkan oleh panitia. Pada hari puncak acara Gawe Musim Kembalit ini kita akan Ngandang Beleq targetnya ada 2000 dulang”. Pungkas Ketua Panitia.

 

_Efoel Avicenna_



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan