logoblog

Cari

Ponpes Membawa Perubahan Peradaban Manusia

Ponpes Membawa Perubahan Peradaban Manusia

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menegaskan kehadiran Pondok Pesantren akan membawa perubahan bagi peradaban hidup manusia. Sebab pesantren itu senantiasa menghadirkan banyak hal

Sosial & Keagamaan

KIM NTB
Oleh KIM NTB
19 Agustus, 2019 19:14:50
Sosial & Keagamaan
Komentar: 0
Dibaca: 850 Kali

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah menegaskan kehadiran Pondok Pesantren akan membawa perubahan bagi peradaban hidup manusia. Sebab pesantren itu senantiasa menghadirkan banyak hal untuk menghadapi tantangan zaman ke depan. Apalagi di tengah kemajuan teknologi informasi yang semakin pesat seperti saat ini.

"Karena di zaman ini, kemajuan teknologi informasi dan lain sebagainya, masyarakat itu kadang duduk berdampingan, duduk bersama, tapi jarang berkomunikasi langsung," ungkap Gubernur saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Lembaga Pendidikan Yayasan Pondok Pesantren "Zainul Hafidz" At-Taufiq,  Dusun Sepi,  Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat.

Kemajuan teknologi saat ini lanjutnya, tidak menjadikan jabatan seseorang sebagai pembawa kebahagiaan. Justru semakin tinggi jawabatan seseorang, semakin sedikit sahabat dan saudara sejatinya.

"Jabatan gubernur, jabatan bupati, bahkan jabatan presiden, adalah jabatan yang penuh kesunyian. Jabatan yang dihinggapi rasa sepi yang mencekam," jelas orang nomor satu di NTB itu di hadapan ratusan masyarakat yang hadir dan Pendiri Ponpes, H. Sahwan, S. Pd. 

Karena itu, Gubernur mengingatkan, rasa syukur terhadap segala yang dimiliki saat ini merupakan kunci kebahagiaan. Memiliki banyak harta serta rumah yang besar, belum tentu hidupnya bahagia. Kadang katanya, ada yang berpenghasilan miliar rupiah serta rumah seharga triliunan, tapi selama hidupnya hanya bisa makan obat.

 

Baca Juga :


"Mana yang dipilih, punya uang banyak, tapi hanya boleh makan obat, atau uangnya sedikit seperti kita sekarang, tapi bisa makan apa saja," ungkap Gubernur dengan nada bertanya.

Selain itu, Doktor Zul mengajak masyarakat Sekotong untuk menulis cerita indah tentang daerahnya. Yaitu cerita yang membangkitkan semangat bagi masyarakat untuk menatap masa depan.

"Hari ini saya menjadi saksi, pendiri Ponpes ini ingin menulis cerita masa depan Sekotong dengan cerita yang menyenangkan," katanya yang disambut tepuk tangan masyarakat seraya berharap bahwa keberanian meletakkan batu pertama adalah ikhtiar maksimal mengatakan pada dunia, masa depan Sekotong adalah cikal bakal yang Gemilang bagi anak cucu di masa yang akan datang. (Humas NTB)



 

Artikel Terkait

0 KOMENTAR

Belum ada komentar.
Berikan Komentar Bermanfaat Meski Satu Kalimat
 
 

TULIS KOMENTAR

Silahkan Login terlebih dahulu untuk mengisi komentar.
 
Copyright © 2008-2019 | kampung-media.com. All rights reserved.
 
Tutup Iklan