Gerakan Peduli Yatim

“ Imam Ahmad meriwayatkan bahwa Nabi Muhammad s.a.w bersabda:“Sesiapa yang mengusap kepala anak yatim benar benar kerana rasa sayang dan kerana Allah, maka Allah akan memberinya pada tiap rambut yang diusap oleh tangannya beberapa kebaikan”. Demikian kata pembuka yang disampaikan seorang ustaz untuk memotivasi anggota kelompok peduli yatim untuk selalu memberikan perhatiannya pada anak yatim pada acara rapat kelompok peduli yatim desa Bajur Kecamatan Labuapi.

Kelompok ini bernama “Kelompok Peduli Yatim” Kelompok ini berdiri sekitar 3 tahun. Jelas Ustaz Badar salah seorang anggota kelompok ini. Kelompok ini beranggotakan 40 orang, yang dikoordinir oleh Ustaz Zakariya. Menurut Ustaz Zakariya kelompok ini berdiri karena selama ini masyarakat sangat tidak peduli terhadap para yatim, kelompok ini diharapkan mampu menggerakkan orang-orang di desa Bajur agar mereka semua peduli terhadap anak yatim.

Kewajiban untuk kelompok ini adalah menyumbangkan sedidikt uangnya minimal Rp. 50.000,- per 3 bulan untuk menyantuni anak yatim. Sedangkan khusus pada bulan Ramadan kelompok ini bertemu pada 1 kali yaitu tanggal 25, dengan harapan anak-anak ini bisa membeli pakaian baru pada hari raya idul fitri dengan uang santunan dari kelompok ini.

“Pada malam Jum’at 30/02/2014 kelompok ini bertemu di rumah Haji Munawir Haris untuk mengumpulkan dana santunan. Dari pertemuan itu terkumpul dana Rp. 9.000.000,-. Dan disepakati untuk dibagi kepada 65 orang anak yatim yang berada di wilayah desa Bajur”. Terang ustaz Zakariya.

Menurut Ustaz Zakariya, anak-anak yatim ini tidak ditempatkan disebuah yayasan atau lembaga asuhan keluarga, dikhawatirkan adanya pihak-pihak yang memanfaatkan situasi anak-anak yatim ini untuk kepentingan pribadi. Sehingga bagi siapa saja yang mau mengundang anak-anak yatim ini silahkan informasikan kepada masing-masing coordinator tiap-tiap dusun, kemudian para kordinator ini menginformasikan kepada anak-anak yatim tersebut untuk menghadiri undangan tersebut.

Sedangkan coordinator untuk Dusun Bajur Induk Ustaz H. Jumhur Hakim dengan jumlah anak yatim yang dikoordinir 16 orang. Bajur Ampel dikoordinir oleh Ustaz Anhar jumlah  anak yatim yang dikoordinir 14 orang, sedangkan untuk Bajur Kalijaga dikoordinir oleh Ustaz Mahsun dan jumlah anak yatim yang dikoordinir sebanyak 25 orang. Dan untuk Bajur Girijati dikoordinir oleh ustaz Hasbulloh jumlah yang dikoordinir sebayak 15 orang. Masing-masing anak mendapatkan Rp. 100.000,- sisanya akan di bagikan pada pertemuan bulan berikutnya.

Untuk saat ini kelompok ini memfokuskan penyantunan pada empat dusun karena masih minimnya dana yang didapatkan, demikian diungkapkan oleh Nursaid Zaini salah seorang anggota kelompok ini.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru