Mengurangi Perilaku Negatif

, "Beri aku 10 pemuda maka akan kuguncang dunia!"

Sebuah apresiasi yang dilontarkan secara langsung oleh tokoh proklamator kita tepat pada hari sumpah pemuda. ungkapan di atas memanglah benar adanya, pemuda berperan sebagai pengendali dunia tanpa mereka sadari.

Pemuda merupakan aset bangsa yang paling mahal harganya, maka hendaklah kita menjaga aset kita ini sebagaimana kita menjaga aset yang lainnya. tingginya peradaban suatu bangsa bisa diukur dari keadaan pemudanya saat ini. Bangsa yang pemudanya sehat, cerdas, energik, penuh rasa ingin tahu tentunya lebih maju jika dibandingkan dengan bangsa yang pemudanya kurang menghargai ilmu, banyak mengeluh, dan lebih banyak menghabiskan waktu untuk konco-konco tanpa manfaat yang jelas.

Di indonesia sendiri semangat pemuda sudah mulai kendor, mereka mulai terbuai dengan hiburan-hiburan yang sifatnya konsumtif. Hedonisme dijadikan sebagai kiblat gaya hidup, mereka terpapar kampanye hedonisme barat yang memang sulit dielakkan. Lengah sedikit saja, maka pemuda kita hanya akan menjadi konsumen rokok, miras, dan pornografi tanpa memberikan kontribusi bagi negeri ini.

Memang sulit melawan arus kampanye hedonisme yang tentunya didukung oleh kekuatan modal yang cukup besar ini. namun, sulit bukan berarti tidak ada harapan sama sekali. salah satu metode yang bisa dicoba adalah mengalihkan perhatian pemuda dari paparan negatif tersebut. 

Pemerintah harus memberikan ruang berkegiatan, berekspresi, dan berserikat yang lebih luas untuk pemuda. Jika tidak, akan terus terjadi peningkatan angka kriminalitas  seperti tawuran antar pelajar, pesta miras, pesta narkoba, perjudian, dan berbagai perilaku negatif lainnya yang bisa meresahkan masyarakat. 

Masa muda adalah masa teraktif baik secara fisik dan mental, produksi adrenalin lebih tinggi di usia muda menjadikan mereka ingin melakukan sesuatu, mereka ingin terus bergerak, mereka terus mencari dan menunjukkan jati diri serta eksistensi. Sifat-sifat pemuda itulah yang perlu kita alirkan ke dalam wadah positif, jangan sampai mereka masuk ke dalam wadah yang tidak tepat yang bisa menjadikannya sampah masyarakat. pemuda kita perlu disibukkan dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat untuk mengurangi kriminalitas dan perilaku negatif lainnya di kalangan pemuda. 

Karang taruna seharusnya bisa di revitalisasi menjadi wadah yang tepat, anggaran untuk kegiatan pemuda harus ditingkatkan karena itu adalah investasi yang akan mendatangkan hasil investasi yang jauh lebih tinggi nilainya bagi negeri ini.

()

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru