NTB Kembali Sebagai Pusat Pembelajaran Nasional

Berbagai prestasi nasional maupun internasional telah diraih Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam berbagai bidang. Mulai dari keberhasilan meraih Daerah terbaik dalam progres penurunan kedalamam kemiskinan Tingkat Nasional sampai pada pencapaian 8 indikator MDGs. Dengan slogan “ NTB BERSAING “ seluruh masyarakat Nusa Tenggara Barat telah mampu menempatkan diri sejajar dengan daerah – daerah lain di Indonesia.

Koordinasi, kolaborasi atau dengan bahasa gaul disebut dengan  “ Kerja  Bareng “ menjadi salah satu kunci pokok keberhasilan yang telah dicapai. Pola kerja seperti ini yang menjadikan Nusa Tenggara Barat kembali menjadi pusat pembelajaran nasional.

Tidak kurang dari 11 ( Sebelas ) Provinsi se – Indonesia berkunjung ke Nusa Tenggara Barat untuk mengikuti kegiatan “ Sahre Learning “ proses kolaborasi atau kerja bareng antara Pemerintah ( Ditjend PMD Kementerian Dalam  Negeri ), Pemerintah Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, Program ACCESS Phase II. Lembaga Mitra Samya Nusa Tenggara Barat dan Masyarakat. Kolaborasi atau kerja bareng tersebut dilaksanakan  dalam rangka percepatan pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Generasi Sehat dan Cerdas (PNPM – GSC).

Kegiatan share learning dibuka secara resmi oleh Direktur Pengembangan Adat dan Sosial Budaya Ditjend PMD Kementerian Dalam Negeri ( Nata Irawan ), disamping pengarahan umum juga disampaikan oleh Direktur Jenderal Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kementerian Dalam Negeri ( Tarmizi A. Karim ).

Kegiatan share learning diisi dengan berbagai kegiatan antara lain kunjungan ke lapangan di lokaso pilot project kerja bareng berkaitan dengan peningkatan peran Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ) sebagai pusat layanan jasa sosial. Disamping itu juga diadakan kegiatan – kegiatan seminar dan work shop. Beberapa aktor – aktor pembangunan juga menyampaikan testimoni berkaitan dengan berbagai keberhasilan pelaksanaan kegiatan – kegiatan kolaborasi atau kerja bareng antar pihak.

Hasil dari kegiatan share learning diharapkan dapat menjadi pedoman bagi daerah – daerah lain, khususnya peserta kegiatan share learning untuk mereplikasikan kerja – kerja kolaborasi di daerah masing – masing. (01)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru