Lapak Takjil Remaja Masjid Bagik Polak

Sejumlah remaja-remaji masjid Assaassuttaqwa Desa Bagik Polak Barat, Kecamatan Labuapi menggelar dagangan mereka di depan masjid selama bulan Ramadhan 1438 H. ba’da ashar. Adapun kegiatan penjualan takjil ini dilakukan untuk menarik perhatian warga sekitar agar mau menyumbangkan sebagian rupiahnya, karena seluruh hasil penjualan takjil selama bulan ramadhan akan digunakan untuk menyantuni anak yatim piatu di Desa Bagik Polak Barat yang rencananya akan diadakan setiap hari jum’at sore di Masjid Assaassuttaqwa. 

Hujan tidak menjadi halangan bagi mereka semua dalam menjual takjil demi memberikan santunan bagi anak yatim di desa mereka. Tim pemasaran “peduli yatim” dibagi menjadi dua yakni stand takjil didepan masjid Assaassuttaqwa dan dari-pintu-ke-pintu, baik masyarakat desa Bagik Polak Barat maupun pendatang yang biasanya menghuni BTN atau Perumahan disekitar Desa Bagik Polak. Adapun menu takjil yang dijual bervariasi setiap harinya, hal tersebut dilakukan untuk menghindari kebosanan masyarakat dengan menu yang monoton. 

“Untuk takjilnya kita minta salah satu warga untuk memasak sesuai dengan menu yang telah disepakati dalam rapat tiap malam, pakai sistem bagi hasil, ada yang nitip juga dagangannya. Maunya sih masak sendiri tapi terkendala masalah waktu dan teman-teman yang lain juga ada yang kerja, sekolah dan kuliah. Syukurnya masakannya enak, bahkan sampai ada yang beli 10 cup kolak dan 6 cup bubur sumsum sekaligus, makanya hari ke-2 kemarin kita sold out sebelum magrib. Kemarin juga ada Hamba Allah yang mendonasikan hartanya sejumlah 500K untuk program peduli yatim ini” Jelas Koordinator Konsumsi Peduli Yatim. 

Muhammad Ramli selaku ketua Remaja Masjid bersyukur atas kekompakan dan kepedulian remaja-remaji masjid Assaassuttaqwa serta ketabahan hati mereka terhadap kritik yang kerap kali dilayangkan oleh beberapa orang terhadap setiap kegiatan yang mereka adakan selama ini, baik kegiatan di bulan ramadhan maupun kegiatan dilluar bulan ramadhan. Pada setiap pertemuan yang diselenggarakan, ketua remaja masjid yang akan segera melepas masa jabatannya tersebut selalu memotivasi rekan-rekannya untuk tidak pernah menyerah dan tetap semangat dalam membangun desa dan berbagi kebahagiaan. 

“Jadikan ini semua amal ibadah kita. Semoga segala kegiatan seperti santunan anak yatim lewat takjil peduli yatim, bisa memotivasi dan jadi inpirasi hidup kita sebagai pemuda yang pasti akan merubah segalanya kedepan. Jangan patah semangat, pesimis, lakukan selama kita mampu dan bisa, tidak ada yang tidak bisa kita lakukan.” Ungkapnya. (Ly).

http://juliatiasaputri.blogspot.co.id/2017/05/lapak-takjil-remas-bagik-polak-barat.html

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru