Sholat Idul Adha Di Masjid Annur

Sumbawa Besar, Masjid Annur Rt 004 RW 007 Panto Daeng Kelurahan Brang Bara Kecamatan Sumbawa Kabupaten Sumbawa melaksanakan sholat Idul Adha yang walaupun kondisi bangunan belum seratus persen jadi, namun masjid ini walaupun sedang direhap namun tetap digunakan untuk sholat berjamaah lima waktu , sholat dan Sholat Idul Fitri dan Sholat Idul Adha , dan penuh sesak para jamaah mengikuti sholat Idhul Adha 1438 H, hari ini jum’at, 1 September 2017.


Ketua RT 04 RW.07 Kelurahan Brang Bara Adhi Jatmoko,S.Sos

Sebelum pelaksanaan sholat Idul Adha diumukan kepada jamaah bahwa Masjid Annur RT.004 RW.007 setelah seusai sholat idul adha akan melaksanakan penyembelihan hewan qurban dan panitia akan menyampaikan kepada yang berhak menerimanya, hewan qurban tersebut atas inisiatif dan kekompakan warga.

Juga sambutan Bupati Sumbawa yang dibacakan oleh Ketua RT.004 RW.007 Adhi Jatmoko,S.Sos dan cuplikan pidato Bupati Sumbawa ada beberapa informasi bahwa kita semua menyadari hari raya Idul Adha merupakan hari hari yang sangat berejarah bagi umat manusia, yakni pelaksanaan ibadah haji dan penyembelihan hewan qurban, dua kegiatan inilah kemudian menjadi tuntunan kaum muslimin dan muslimat.Bila kita mengkaji hikmah yang terkandung dalam ibadah qurban,sekurang kurangnya ada dua dimensi yang dapat kita jadikan pelajaran,pertama dmensi ritual yaitu pelaksanaan qurban semata mata karena memenuhi perintah Allah dan rasulnya,seperti yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim Alaihisalam,meskipun harus menyembelih putra kesayangannya Ismail Alaihisalam dan karena kepatuhannya Nabi Ibrahim itulah kemudian Allah langsung menggantikan sembelihannya dengan seekor kambing.


Dalam kontek kekinian,Allah tidak memerintahkan Umat Islam untuk menyembelih orang yang dicintainya, seperti ujian Allah kepada Nabi Ibrahim Alaihisalam , tetapi kita untuk menyembelih, sifat sifat syaitoniah yang ada dalam diri kita, yaitu sifat takabur,sombong,serakah dan sifat sifat individualism yang hanya mementingkan diri sendiri, termasuk didalamnya memerangi hawa nafsu untuk mendatangkan kesenangan dengan hal hal yang merusak diri sendiri dan orang lain seperti penyalah gunaan narkoba yang telah banyak memakan korban. Disamping dimensi ritual keimanan,ibadah qurban juga memiliki dimensi sosial,karena daging qurban yang dibagikan sesuai ketentuan syariat,dapat mempererat silaturrahim,sekaligus menjadi perekat antar sikaya dan simiskin ,


Kompaknya warga RT.004 rw 007 pantodaeng dalam kegiatan kemasyarakatan

Oleh karena itu berqurban hakekatnya adalah membina rasa persaudaraan,mengamalkan nilai nilai kepekaan dan kepedulian terhadap sesame. Untuk itu melalui momentum idul adha ini kita berharap dapat melakukan revolusi mental,menggugah kembali rasa solidaritas kita dengan senantiasaber empati terhadap saudara kita yang kurang beruntungsecara ekonomi,sekaligus menanamkan kepedulian dan semangat silaturrahim antara sesame manusia.__(joko)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru