Gubernur NTB Hadiri Haul Syeikh Abhar Muhyiddin Musalam


Moment lebaran Topat diisi dengan peringatan Haul ke 26 Syeikh Abhar Muhyiddin Musalam yang digelar mulai pukul 07.00 sampai selesai di halaman Pondok Pesantren Darul Falah. Acara diawali dengan sholat tasbih selawatan pengajian kemudian beberapa sambutan dari para Tuan Guru. 

Hadir dalam Haul tahun  ini, Gubenrur NTB DR. Zulkieflimansyah, Pimpinan Pondok Pesantren TGH.Mustiadi Abhar, TGH,Iqbal Muhyiddin yang tidak lain adalah anak dari pendiri Ponpes Darul Falah, TGH.Muammar Arafat,Aparat TNI, Polri, Tokoh Agama,Tokoh Masyarakat dan sejumlah pejabat lingkup pemprov NTB serta ratusan Jamaah dan AlumniPondok Pesantern Darul Falah.
Walaupun dalam keadaan kurang sehat Gubenrur NTB
Zulkieflimansyah yang akrab disapa Bang Zul, dalam sambutannya menyinggung tentang pelaksanaan pesta demokrasi pilpres dan pileg yang dilaksanakan secara serentak di NTB paling aman. 

“Dalam pelaksanaan pesta demokrasinya.partai boleh beda, calon boleh beda tapi kekeluargaan dan kehangatan dan persaudaraan tidak pernah hilang dari diri kita semua. dibandingkan dengan daerah lain atau provinsi lain kami belum pernah mendengar, misalnya ada pasangan suami istri bercerai Karena beda calon presiden.Walaupun dengan perbedaan itu Alhamdulillah Allah hadirkan ketentraman persaudaraan di hati kita”. Ujar Bang Zul 

Dalam momentum hari ini, Bang Zul mengutip surat Al Baqarah tentang puasa, bahwa kita diwajibkan berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang terdahulu, selain itu Bang Zul juga  mengutip sebuah ayat “Barang siapa menggenapkan puasanya dan mengikuti prosesi dengan benar kemudian mengumandangkan dan meninggikan kalimat Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka insya Allah, Allah akan hadirkan kemenangan”.

Ditambahkan Bang Zul, NTB sebagai the best halal tourism artinya terbaik wisata halal dunia, untuk itu atas nama pemerintah Nusa Tenggara Barat Bang Zul mengapresiasi Pondok Pesantren Darul Falah yang punya keberanian membuat air mineral dalam kemasan Darul Falah dan ini sebagai contoh. 

“Tidak mungkin kita maju ekonominya, tidak mungkin masyarakat bisa mencicipi kemakmuran, tidak mungkin masyarakat menghadirkan kesejahteraan kalau tanpa industrialisasi." kata Bang Zul

Menurut Bang Zul industrialisasi tidak harus identik dengan membangun pabrik besar, air yang kita kemas, makanan yang kita olah dan lain sebagainya adalah bentuk real dari industrialisasi itu dan hadirnya air mineral ini membuktikan bahwa industrialisasi bisa hadir di pondok pondok pesantren.

“Kami atas nama pemerintah daerah akan merasa tersanjung kalau produk-produk lain di pondok ini kita perkenalkan ke publik di masa yang akan datang”. Mengakhiri sambutannya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru