Praktik Manasik Haji Kab. Bima

Kabupaten Bima, KM. 508 orang calon jema’ah haji 1440 H/2019 M dari kabupaten Bima mengikuti praktik manasik haji tingkat kabupaten Bima, Ahad (16/06) setelah sehari sebelumnya mengikuti kegiatan Bimbingan Manasik Haji tingkat kabupaten Bima. Bimbingan Manasik Haji tingkat kabupaten Bima dilaksanakan selama 2 hari, Sabtu (15/06) untuk teori, dan Ahad (16/06) untuk praktik manasik di halaman Asi Mbojo. Dilanjutkan dengan Bimbingan Manasik Haji tingkat kecamatan yang akan dilaksanakan selama 8 hari. Materi bimbingan haji berupa teori dan praktik.

Kegiatan praktik manasik haji dibimbing oleh Kepala Seksi Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kementerian Agama kabupaten Bima dan 2 orang Pembimbing Haji, yakni: H. A. Hamid dan H. A. Bakar Usman. Materi praktik berupa Proses Perjalanan Ibadah Haji dan Tata Cara Ibadah Haji.

Calon jema’ah haji kabupaten Bima akan mendapatkan bimbingan manasik haji sebanyak 10 kali, 8 kali tingkat kecamatan dan 2 kali tingkat kabupaten Bima.

Calon jema’ah haji mempraktikkan haji tamathu’ yaitu melaksanakan ibadah umrah terlebih dahulu daripada ibadah haji. Ada 4 ritual ibadah umrah, yakni: niat, thawaf, sa’i, tahallul, dan tertib.

Sebelum diadakannya praktik manasik tersebut, calon jema’ah haji telah mendapatkan materi manasik haji dan umrah, seperti: pengetahuan rukun haji, syarat haji, niat haji, niat umrah, bimbingan teknik memakai pakaian ihram, dan sebagainya. Seluruh calon jema’ah haji mengikuti pelaksanaan thawaf dan sa’i dengan mengenakan pakaian ihram. Setiap kelompok dibagi berdasarkan kecamatan.

Tujuan diadakannya praktik manasik adalah untuk memperkenalkan rangkaian ibadah umrah, yakni berawal dari thawaf kemudian sa’i dan dilanjutkan dengan tahallul. Hal ini sebagai pengetahuan awal bagi calon jema’ah haji agar dapat mempersiapkan diri dengan kekuatan dan fisik yang prima sehingga saat pelaksanaan ibadah haji di Tanah Suci tidak mengalami kesulitan serta menemui hambatan yang berarti.   

Setelah pelaksanaan praktik manasik, seluruh calon jema’ah haji kabupaten Bima menerima materi yang disampaikan oleh Kasi PHU kabupaten Bima, Drs. H. Abdul Haris, M.Pd terkait ‘Hak dan Kewajiban bagi Jema’ah Haji dan Adat Istiadat Budaya Arab Saudi’. Kegiatan bertempat di Masjid Sultan Muhammad Salahuddin Bima.  

Calon jema’ah haji kabupaten Bima dibagi ke dalam 11 rombongan yang terdiri dari 45 regu. Calon jema’ah haji kabupaten Bima dipecah menjadi 2 kloter, kloter 5 utuh sebanyak 450 orang dan kloter 8 sebanyak 58 orang bergabung dengan calon jema’ah haji dari Kota Bima, Kabupaten Sumbawa, dan Kabupaten Dompu.  (NR)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru