Penyusunan Laporan Keuangan PLOH Kanwil NTB Tahun 2019

Mataram. Kampung Media. Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Prov. NTB mengadakan kegiatan Pengelolaan Keuangan Operasiona Haji (PKOH) Akhir Masa Operasional Haji Tahun 1440 H/2019 M. Kegiatan dilaksanakan selama 3 hari, yakni: Sabtu (28/09) – Senin (30/09/2019).

Kegiatan yang diadakan di Hotel Lombok Plaza Jl Pejanggik No.8 Cakranegara Kota Mataram NTB ini mengundang 30 orang peserta. Peserta berasal dari Kantor Kemenag Kabupaten/Kota se NTB dengan sasarannya yaitu: bendahara dan operator SISKOHAT (Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu) yang terlibat dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 1440 H/2019 M.   

Setiap Kabupaten/Kota mengirimkan 2 (dua) orang peserta, bendahara PKOH dan operator PKOH. Setiap peserta diwajibkan membawa laptop dikarenakan akan ada praktik langsung selama kegiatan. Selain itu, peserta diharuskan membawa usulan RKA PKOH, Berkas Penyusunan Laporan Keuangan, Jurnal Umum, Buku Besar, LO (Laporan Operasional,red), LPE (Laporan Perubahan Ekuitas, red), Neraca, LRA (Laporan Realisasi Anggaran, red) beserta CALK (Catatan Atas Laporan Keuangan, red) PKOH Tahun 2019.      

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB, H. Nasruddin Islah, S.Sos, M.Pdi. Dalam arahannya Kakanwil menyatakan, dalam UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menyatakan bahwa Penyelenggaraan Ibadah Haji adalah rangkaian kegiatan pengelolaan pelaksanaan ibadah haji yang meliputi pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jema’ah haji. 

Ada 3 kewajiban pemerintah terhadap jema’ah haji, yakni: pembinaan, pelayanan, dan perlindungan jema’ah haji”, pungkas Nasruddin.

Pada kesempatan itu pula, Kakanwil mengungkapkan penyelenggaraan ibadah haji musim haji 1440 H/2019 M berjalan lancar dan sangat sukses.

“”Pelaksana anggaran harus sangat hati-hati, karena sangat rentan. Hindari penyimpangan. Alhamdulillah, sampai hari ini tidak ada terdengar nada miring tentang pengelolaan dana haji. Oleh karena itu, gunakan anggaran sesuai peruntukkan dan sasarannya”, tegas Kakanwil menutup sambutannya.

Tujuan kegiatan berdasarkan keterangan Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag Prov. NTB, H. M. Ali Fikri, S.Ag, MM adalah agar semua pengelola keuangan haji di provinsi dan kabupaten/kota memiliki persamaan persepsi dan pandangan terhadap hal-hal yang berkaitan dengan administrasi keuangan haji sehingga dapat tersusun laporan keuangan yang tertib dan transparan serta akuntabel.

Materi kegiatan, yakni: “Kebijakan Penyelenggaraan Ibadah Haji Pada Kanwil Kemenag Prov. NTB dan Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1440 H/2019 M” disampaikan oleh Kepala Kanwil Kemenag Prov. NTB, “Kebijakan Pengelolaan dan Pertanggung Jawaban Anggaran Opersional Haji Tahun 1440 H/2019 M”, disampaikan oleh Kepala Bidang PHU.

Materi lainnya adalah “Perencanaan PKOH dan APBN”,  disampaikan oleh H. L. M. Zainuddin, MH, “Tata Cara Penyusunan Laporan Keuangan Haji dan PKOH” dan “Praktik Penyusunan LPKPIH dengan Aplikasi Haji SMART” disampaikan oleh H. Suratman, SE, MM (Kasubdit PKOH Ditjen PHU Kemenag RI), “Pendampingan Penyusunan LK PKOH Akhir Masa Operasional” dan “Review Hasil Penyusunan LK PKOH Akhir Masa Operasional” disampaikan oleh H. Muhammad Irsan, SE (Ditjen PHU Kemenag RI), serta “Kompilasi Laporan Keuangan PKOH Akhir Masa Operasional” disampaikan oleh Hj. Rohmatullah, BA.   (NR)     

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru