Matur Piuning Tradisi Sebelum Melakukan Aktifitas

Mataram_Dalam tradisi agama Hindu, matur piuning dilaksanakan ditempat suci seperti Pura, Candi dan lainnya. Matur piuning, dilaksanakan sebagai suatu upacara memohon restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa) dan Para Batara atau leluhur agar diberi keselamatan.

Matur piuning pada umumnya dilaksanakan ketika akan melakukan suatu kegiatan seperti tirtayatra, perjalanan liburan, melaksanakan suatu kegiatan seperti bazar, melakukan pujawali, saat ingin mengikuti suatu kegiatan, ngaben dan lain sebagainya, termasuk matur piuning akan dilaksanakannya Utsawa Dharma Gita (UDG) Ke-XIV Tingkat Provinsi NTB di Pura Saraswati STAHN Gde Pudja Mataram sore ini (Jum’at, 15-11-2019),

Menurut Wakil Ketua LPDG Dewa Ketut Mertayasa, dilaksanakannya matur piuning ini adalah agar kegiatan yang akan dilaksanakan mendapatkan, kelancaran, keselamatan dan kesuksesan, untuk itu, kita harus menghadap dan memberitahukan (matur piuning) kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa bahwa kita akan melaksanalan kegiatan, paparnya disela kesibukan persiapan pembukaan UDG Ke-XIV Tingkat Provinsi besok (Sabtu, 16-11-2019), “Matur piuning juga bermakna sebagai simbol akan dimulainya suatu acara, sebab dilaksanakan sebelum acara atau kegiatan dilaksanakan”, tambahnya.

Acara Matur Piuning ini, dilaksanakan dengan mempersembahkan daksina, banten dan canang sari, kemudian dipimpin oleh seorang pemangku atau pinandita sebagai perantara pesan yang diharapkan oleh orang yang akan melakukan matur piuning kepada Tuhan. Pada acara matur piuning ini diikuti oleh panitia, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Adapun yang harus diperhatikan dalam melaksanakan matur piuning adalah baik buruknya hari. Sebab, umat hindu percaya bahwa baik buruknya hari sangat menentukan keberhasilan suatu upacara. Ini dapat ditentukan berdasarkan pananggal dan panglon, sasih, wuku dan dawu. Selain itu, hari baik melakukan matur piuning juga bisa dilakukan dengan meperhatikan hari-hari suci hindu seperti hari Purnama dan Tilem.

Kegiatan matur piuning dalam masyarakat Hindu khususnya , khususnya bagi Panitia UDG merupakan kegiatan yang wajib dilaksanakan. Karena mereka percaya bahwa jika hal tersebut tidak dilaksanakan, maka akan terjadi musibah yang tidak diinginkan. Untuk itu majib hukumnya untuk melaksanakan matur piuning meminta restu dan bimbingan kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar kegiatan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik sesuai dengan rencana

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru